Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Dosen IKH Kenalkan Bahasa Inggris kepada Santri Al Kautsar Medan

Juli Rambe • Jumat, 13 Februari 2026 | 01:17 WIB
IKH: Tim Pengabdian Masyarakat dari IKH berfoto bersama dengan siswa Pesantren Al-Kautsar Al-Akbar Medan. (Dok: istimewa)
IKH: Tim Pengabdian Masyarakat dari IKH berfoto bersama dengan siswa Pesantren Al-Kautsar Al-Akbar Medan. (Dok: istimewa)

 

MEDAN, SUMUT POS- Dosen Institut Kesehatan Helvetia (IKH) memperkenalkan bahasa inggris lewat kehidupan sehari- hari, kepada santri Pesantren Al-Kautsar Al-Akbar Medan. 

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan agar para santri lebih percaya diri menggunakan bahasa Inggris.

Tim dosen IKH hadir langsung di Pesantren Al-Kautsar Al-Akbar Islamic Boarding School Medan untuk membangun kesadaran santri bahwa Bahasa Inggris sebenarnya sudah dekat dengan kehidupan mereka sehari-hari.

Kegiatan yang mengusung tema “Building Students’ Awareness and Self-Confidence in Using English in Daily Life” ini telah dilaksanakan pada Selasa, 29 Januari 2026 yang lalu. 

Program tersebut dipimpin oleh Mariana, S.Pd.I., M.Hum bersama Horia Siregar, S.Pd., M.Hum, Rudi Purwana, S.Pd.I., M.Hum, Ani Deswita Chaniago S.Pd., M.Hum dan mahasiswa IKH.

"Berbeda dari pembelajaran Bahasa Inggris pada umumnya, kegiatan ini tidak berfokus pada tata bahasa atau hafalan kosakata. Tim PKM justru mengajak santri mengenali Bahasa Inggris yang selama ini sudah mereka temui, mulai dari penggunaan gadget dan aplikasi digital, istilah teknologi, media audio-visual, hingga istilah akademik di lingkungan sekolah dan pesantren," kata Mariana, Kamis (12/2/26).

Menurut Mariana, Kegiatan dikemas secara santai dan interaktif melalui ceramah ringan, diskusi, kuis sederhana, serta refleksi bersama. 

Antusiasme peserta terlihat jelas, terutama saat mereka diminta menyebutkan contoh Bahasa Inggris yang sering digunakan tanpa disadari.

Melalui pendekatan ini, santri tidak hanya diajak memahami pentingnya Bahasa Inggris sebagai bahasa global, tetapi juga didorong untuk lebih percaya diri menggunakannya secara sederhana dan bertahap, tanpa harus meninggalkan nilai-nilai keislaman yang mereka anut.

Pihak pesantren menyambut baik kegiatan ini dan berharap program serupa dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya memotivasi santri menghadapi tantangan pendidikan di masa depan.

Kegiatan pengabdian ini menjadi bukti nyata komitmen Institut Kesehatan Helvetia dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi serta berkontribusi langsung dalam penguatan kapasitas generasi muda, khususnya di lingkungan pendidikan berbasis pesantren. (mag-2/ram) 

 

Editor : Juli Rambe
#pengabdian masyarakat #Pesantren Al Kausar Medan