MEDAN, SUMUT POS- Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Sumatera Utara, Rapidin Simbolon, menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) secara serentak kepada 30 dari 33 kabupaten/kota se-Sumatera Utara.
Penyerahan SK tersebut menjadi bagian dari langkah konsolidasi internal partai dalam menghadapi agenda politik ke depan, termasuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2029.
Rapidin menjelaskan, SK yang diserahkan berlaku untuk periode 2025–2030 dan telah ditandatangani langsung oleh Ketua Umum Megawati Soekarnoputri serta Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto.
“Dari 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara, sebanyak 30 DPC sudah kita serahkan SK-nya. Ini berlaku untuk periode 2025 sampai 2030 dan sudah ditandatangani oleh Ketua Umum Ibu Megawati Soekarnoputri dan Sekjen Bapak Hasto Kristiyanto,” ujar Rapidin saat ditemui di kantor DPD PDIP Sumut, Selasa (3/3/2026).
Ia menyebutkan, masih terdapat tiga DPC yang SK-nya belum diserahkan, yakni Tapanuli Tengah, Kota Medan, dan Simalungun. Menurutnya, keterlambatan tersebut lebih disebabkan persoalan administratif di tingkat DPP maupun proses konsolidasi internal yang masih berlangsung.
“Untuk Tapteng, Medan, dan Simalungun masih dalam proses, baik karena administrasi di DPP maupun karena masih ada konsolidasi internal yang perlu diselesaikan. Kita berharap dalam waktu dekat semuanya tuntas,” katanya.
Penyerahan SK tersebut juga dirangkaikan dengan kegiatan berbuka puasa bersama anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial partai.
Rapidin menegaskan, kepengurusan baru di tingkat DPC diharapkan mampu memperkuat konsolidasi hingga ke akar rumput. Ia memastikan bahwa para pengurus yang terpilih telah melalui proses penyaringan dan penjaringan yang ketat.
“Mereka yang hari ini menerima SK adalah kader-kader terbaik yang telah melewati proses seleksi yang sangat selektif. Kita membutuhkan kader yang militan, yang tidak mudah tergoyahkan, karena ke depan kita akan menghadapi ‘pertempuran’ politik yang tidak ringan di Pemilu 2029,” tegasnya.
Menurut Rapidin, soliditas dan kekompakan menjadi kunci utama untuk memenangkan kontestasi politik mendatang. Karena itu, struktur kepengurusan harus diisi oleh figur-figur yang memiliki loyalitas, ideologi yang kuat, serta komitmen terhadap garis perjuangan partai.
Selain penyerahan SK DPC, DPD juga tengah melaksanakan proses Fit and Proper Test (FPT) bagi calon Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC), sesuai Peraturan DPP Nomor 01 Tahun 2025. Rapidin menjelaskan, DPD memiliki tanggung jawab langsung dalam pelaksanaan FPT tersebut.
“Saat ini sudah ada 10 DPC yang memulai proses Fit and Proper Test untuk calon Ketua PAC. Ini kita lakukan agar kepemimpinan di tingkat bawah benar-benar teruji dan siap bekerja,” ujarnya.
Setelah FPT selesai, DPD akan menggelar Rapat Pleno untuk menetapkan susunan KSB (Ketua, Sekretaris, Bendahara). Tahapan berikutnya adalah pelaksanaan Musyawarah Anak Cabang (Musanca) untuk membentuk kepengurusan PAC secara resmi.
Tak berhenti di situ, PAC dan DPC nantinya juga akan melaksanakan Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musan) guna melengkapi struktur partai hingga tingkat paling bawah.
Rapidin memaparkan sejumlah kriteria utama bagi calon Ketua PAC. Pertama, memiliki komitmen ideologi yang kuat terhadap Pancasila 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.
Kedua, mampu mengelola tata kelola kepartaian secara efektif. Ketiga, memiliki kemampuan menggalang kekuatan rakyat, termasuk tokoh masyarakat, pemuda, perempuan, hingga generasi Z.
“Kita ingin Ketua PAC yang benar-benar memahami persoalan rakyat dan mampu menghadirkan solusi terbaik. Mereka harus bisa menjaga soliditas partai sekaligus menggalang dukungan dari berbagai elemen masyarakat,” jelasnya.
Ia menambahkan, kualitas, loyalitas, dan kedekatan dengan rakyat menjadi faktor penting dalam menghadapi Pemilu 2029 yang diprediksi berlangsung kompetitif.
“Konsolidasi ini bukan sekadar rutinitas organisasi, tetapi bagian dari strategi besar kita untuk memastikan struktur partai solid dari pusat sampai ke akar rumput. Dengan kekuatan itu, kita optimistis bisa menghadapi tantangan politik ke depan,” pungkas Rapidin. (san/ram)
Editor : Juli Rambe