Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Orang yang Suka Bohong Bisa Dilihat dari Empat Ciri Ini, Apa Saja?

R
Penulis: Redaksi❯
ilustrasi, orang bohong biasanya menunjukkan ciri tertentu hingga bisa dikenali. (freepik.com)
ilustrasi, orang bohong biasanya menunjukkan ciri tertentu hingga bisa dikenali. (freepik.com)

sumutpos.jawapos.com - Pernah melihat orang bohong? Sadar atau tidak, Anda mungkin bisa melihat ciri khas saat orang berbohong.


Advertisement

Maksudnya, saat bohong, seseorang akan memperlihatkan ciri atau tanda. Dan, biasanya mereka kurang sadar.

Melansir Verywell Mind, Selasa (27/1/2026), sejatinya kebohongan bisa dilihat dari perilaku tertentu seseorang, baik kebohongan besar hingga kebohongan kecil (white lies).

Penelitian menemukan 5 dari 10 orang akan melakukan kebohongan di situasi tertentu, dan 1 orang aktif berbohong secara terus-menerus.

Advertisement

Apapun alasannya, kebohongan tetaplah sesuatu yang tidak dapat dibenarkan.

Oleh karena itu, perlu waspada jika orang di sekitar tengah berusaha membohongi Anda.

Berikut ciri-cirinya:

1. Bahasa tubuh
Ketika seseorang sedang berbohong, gerak-gerik tubuh ternyata tidak mampu menutupinya.

Coba Anda perhatikan, kebanyakan orang berbohong akan melakukan gerak-gerik yang tidak perlu.

Advertisement

Orang yang sedang melakukan kebohongan biasanya berbicara sambil menyentuh bibir, rambut dengan jari-jarinya, mengangkat bahu, dan tatapan mata yang tidak fokus.

Hal ini biasa dilakukan karena dia sedang berusaha menyusun skenario imajinasi di dalam kepalanya.

2. Tingkah laku yang aneh
Orang yang sedang berbohong, sepertinya memiliki kesulitan dalam mengontrol tingkah laku dan emosi.

Ketika dihadapkan dengan situasi yang mencekam, orang yang berbohong bisa saja menjawab dengan ekspresi tersenyum.

Ekspresi itu menunjukkan ketidakcocokan tingkah laku dengan situasi yang terjadi.

Beda halnya dengan orang jujur, mereka akan menjawab pertanyaan sesuai dengan situasi dan kondisi, dan tentu mampu mengontrol emosi

3. Cerita berulang
Orang yang tidak berbohong, akan fokus menanggapi dan menggali suatu ketika Anda sedang menceritakan sesuatu.

Sementara orang berbohong akan menanggapi cerita Anda dengan menceritakan dirinya sendiri.

Namun anehnya, cerita yang diceritakan saat itu, terdengar serupa dengan omongannya di minggu lalu, misalnya.

Orang yang sedang berbohong terus menambahkan detail baru yang tidak perlu untuk menutupi kebohongan lainnya.

4. Bertele-tele
Orang yang berbohong cenderung menceritakan bagian penting di akhir dan tidak menjelaskan secara terperinci.

Dengan begitu terkadang kita tidak mampu menangkap intisari pembicaraan mereka.

Banyak orang berbohong yang tidak dapat dideteksi. Mereka menjadikan kebiasaan berbohong sebagai rutinitas. (lin)

Advertisement

Artikel Terkait

Studi 300 Ribu Orang Ungkap Rahasia Kebahagiaan Kaum Single

Studi 300 Ribu Orang Ungkap Rahasia Kebahagiaan Kaum Single

Studi terhadap 300 ribu orang di 32 negara Eropa mengungkap faktor kebahagiaan kaum single, mulai dari pertemanan hingga penerimaan diri.

Ketika Hati Patah Terasa Sakit, Ternyata Otak Memprosesnya Mirip Nyeri Fisik

Ketika Hati Patah Terasa Sakit, Ternyata Otak Memprosesnya Mirip Nyeri Fisik

Rasa patah hati ternyata berkaitan dengan area otak yang memproses nyeri. Tapi parasetamol bukan obat untuk mengatasi luka emosional.

Akses Layanan Healing 119 Meningkat, Ratusan Penelepon Antre Dapatkan Konseling

Akses Layanan Healing 119 Meningkat, Ratusan Penelepon Antre Dapatkan Konseling

Healing 119 Kemenkes menghadapi lonjakan akses hingga ratusan penelepon per shift. Kapasitas layanan kesehatan jiwa terus diperkuat.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer