Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Juventus vs SL Benfica, Misi Berat The Special One di Turin

J
Penulis: Johan Panjaitan❯
Manuel Locatelli. (onzemodial)
Manuel Locatelli. (onzemodial)

TURIN, Sumutpos.jawapos.com-Jalan Jose Mourinho bersama SL Benfica menuju fase knockout Liga Champions terjal dan penuh kalkulasi. Untuk menjaga asa lolos lewat jalur playoff, Mourinho dituntut menyapu bersih dua kemenangan di dua matchday terakhir. Itu pun belum sepenuhnya berada di tangan Benfica, mengingat As Águias masih tercecer di peringkat ke-26, di luar zona playoff yang hanya diisi tim peringkat 9 hingga 24.


Advertisement

Tantangan itu kian berat karena ujian terdekat datang dari Juventus, yang akan menjamu Benfica di Allianz Stadium, Turin, dini hari nanti (siaran langsung beIN Sports 4/beIN Sports Connect/Vidio pukul 03.00 WIB). Sebuah panggung yang menuntut lebih dari sekadar keberanian—tetapi juga pengalaman dan kecerdikan taktik.

Namun, Mourinho menolak menurunkan standar ambisi. Pelatih yang lekat dengan julukan The Special One itu tetap percaya pada daya juang timnya, khususnya dalam laga tandang.

“Saya masih sangat yakin. Kami sudah banyak memenangi pertandingan tandang. Kami bisa melakukannya di kandang lawan,” ujar Mourinho, dikutip dari Maisfutebol.

Advertisement

Optimisme itu bukan tanpa dasar. Sejak menaklukkan Ajax 2-0 di Amsterdam pada 26 November 2025, Benfica hanya sekali menelan kekalahan di laga tandang, yakni saat tumbang dari FC Porto pada 15 Januari lalu. Rekam jejak Mourinho di Turin pun memberi memori manis: ia pernah membawa Manchester United menang di markas Juventus pada fase grup Liga Champions 2018–2019.

Juve Bertumpu pada Momentum Eropa

Di sisi lain, Juventus datang dengan modal yang kontras. Kekalahan 0-1 dari Cagliari Calcio di Serie A akhir pekan lalu (18/1) memang meninggalkan noda. Namun, performa Si Nyonya Tua di Liga Champions justru menunjukkan grafik menanjak.

Advertisement

Di bawah arahan Luciano Spalletti, Juventus menyapu bersih tiga kemenangan dari tiga matchday terakhir di kompetisi Eropa. Momentum inilah yang ingin dijaga saat menghadapi Benfica.

“Kami akan melanjutkan tren positif itu,” tegas gelandang serang Juventus Kenan Yildiz kepada Tuttosport.

Duel di Turin pun menjadi pertaruhan besar: bagi Mourinho, ini adalah ujian reputasi dan ketangguhan taktik; bagi Juventus, kesempatan menegaskan dominasi di Eropa. Satu malam, dua ambisi, dan tekanan yang tak memberi ruang untuk kesalahan.(jpg/han)

Perkiraan Pemain:

PERKIRAAN PEMAIN
JUVENTUS (4-2-3-1): 16-Di Gregorio (g);     15-Kalulu, 3-Bremer, 6-Kelly, 27-Cambiaso; 5-Locatelli (c), 19-Thuram; 7-Conceicao, 22-McKennie, 10-Yildiz;    
30-David
Pelatih: Luciano Spalletti

SL BENFICA (4-2-3-1): 1-Trubin (g); 17-Dedic, 44-Tomas Araujo, 30-Otamendi (c), 26-Dahl; 18-Barreiro, 8-Aursnes; 25-Prestianni, 10-Sudakov, 21-Schjelderup; 14-Pavlidis    
Pelatih: Jose Mourinho

 

Advertisement

Artikel Terkait

Juventus vs Napoli: De Bruyne dan Hojlund Bisa Bikin Si Nyonya Tua Merana

Juventus vs Napoli: De Bruyne dan Hojlund Bisa Bikin Si Nyonya Tua Merana

Prediksi Juventus vs Napoli di Serie A 2 November 2026. Simak kondisi tim, pemain absen, susunan pemain, dan prediksi skor 1-2.

Juventus Dipermalukan Lazio, Rennes Jadi Sasaran Pelampiasan Spalletti!

Juventus Dipermalukan Lazio, Rennes Jadi Sasaran Pelampiasan Spalletti!

Juventus vs Rennes di Liga Europa jadi misi kebangkitan Spalletti usai kalah 0-3 dari Lazio. Bianconeri wajib menang!

AC Milan vs Benfica: Reuni Ruben Amorim dan Dilema Luka Modric

AC Milan vs Benfica: Reuni Ruben Amorim dan Dilema Luka Modric

AC Milan vs Benfica jadi panggung reuni Ruben Amorim dan dilema Luka Modric dalam laga pembuka Liga Europa 2026/2027.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer