Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Amerika Serikat vs Belgia: USMNT Hindari Deja Vu 2014

J
Penulis: Johan Panjaitan❯
Wide attacker Amerika Serikat yang membela AC Milan, Christian Pulisic (foto kiri), dan gelandang serang Belgia Kevin De Bruyne asal SSC Napoli, akan berhadapan dalam babak 16 besar Piala Dunia 2026. (ucvradio)
Wide attacker Amerika Serikat yang membela AC Milan, Christian Pulisic (foto kiri), dan gelandang serang Belgia Kevin De Bruyne asal SSC Napoli, akan berhadapan dalam babak 16 besar Piala Dunia 2026. (ucvradio)

Advertisement

 

SEATTLE, Sumutpos.jawapos.com– Dua belas tahun setelah mimpi mereka dipatahkan Belgia di Piala Dunia 2014, Amerika Serikat kembali dipertemukan dengan lawan yang sama di panggung gugur. Kali ini, USMNT  (julukan Amerika Serikat) datang dengan status tuan rumah, performa yang lebih meyakinkan, dan keyakinan bahwa sejarah bisa ditulis ulang.

Amerika Serikat akan menghadapi Belgia pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Lumen Field, Seattle, Selasa (7/7) pukul 07.00 WIB. Laga tersebut menjadi kesempatan bagi USMNT untuk menghapus kenangan pahit saat disingkirkan De Rode Duivels 1-2 melalui babak perpanjangan waktu pada Piala Dunia 2014 di Brasil.

Kala itu, penampilan gemilang kiper Tim Howard dengan 16 penyelamatan tak mampu menyelamatkan Amerika Serikat dari eliminasi. Kini, dengan dukungan puluhan ribu suporter sendiri, USMNT bertekad membalas kegagalan tersebut.

Tuan Rumah Lebih Diunggulkan

Advertisement

Berbeda dengan pertemuan 12 tahun lalu, kali ini Amerika Serikat justru datang sebagai tim yang lebih difavoritkan. Superkomputer Opta memberi peluang kemenangan USMNT sebesar 50,96 persen.

Prediksi itu sejalan dengan performa impresif tim besutan Mauricio Pochettino sepanjang turnamen. Mereka membuka Piala Dunia 2026 dengan kemenangan telak 4-1 atas Paraguay, dilanjutkan kemenangan 2-0 atas Australia di fase grup, sebelum menyingkirkan Bosnia-Herzegovina dengan skor 2-0 pada babak 32 besar.

Bek kanan Sergino Dest menilai kemenangan atas Belgia akan menjadi momentum penting untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap tim nasional mereka.

"Artinya akan sangat besar. Saya rasa kepercayaan masyarakat kepada tim ini sudah tinggi dan jika kami menang, keyakinan tersebut akan menjadi lebih besar lagi," ujar mantan pemain Barcelona itu.

Kekalahan di Uji Coba Tak Lagi Relevan

Meski lebih diunggulkan, Amerika Serikat tetap harus mewaspadai rekor pertemuan yang kurang berpihak. Dari tujuh duel melawan Belgia, USMNT hanya sekali meraih kemenangan.

Bahkan, dalam pertemuan terakhir pada laga uji coba di Atlanta, 29 Maret lalu, Amerika Serikat harus menyerah 2-5.

Namun, Dest menilai hasil tersebut tidak lagi relevan. Saat itu, Pochettino masih bereksperimen mencari komposisi terbaik, sementara sejumlah pemain penting seperti Chris Richards dan Tyler Adams absen karena cedera.

Advertisement

Artikel Terkait

Presiden Korea Selatan Murka karena Timnas Gagal di Piala Dunia 2026

Presiden Korea Selatan Murka karena Timnas Gagal di Piala Dunia 2026

Presiden Presiden Korsel Lee Jae Myung meminta evaluasi menyeluruh terkait kekalahan Timnas Korea di Piala Dunia 2026.

Jadwal 32 Besar Piala Dunia 2026: Deretan Big Match Siap Panaskan Fase Gugur

Jadwal 32 Besar Piala Dunia 2026: Deretan Big Match Siap Panaskan Fase Gugur

Jadwal lengkap 32 besar Piala Dunia 2026 mulai 29 Juni hingga 4 Juli. Big match Brasil vs Jepang, Prancis vs Swedia, Argentina vs Tanjung Ve

Top Skor Sementara Piala Dunia 2026:   Messi Dipuncak, Haaland dan Mbappé Tertinggal

Top Skor Sementara Piala Dunia 2026: Messi Dipuncak, Haaland dan Mbappé Tertinggal

Messi kokoh di puncak top skor Piala Dunia 2026 dengan 6 gol, Haaland dan Mbappé tertinggal di fase grup.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer