
Sumutpos.jawapos.com-Real Madrid membidik kemenangan ketiga secara beruntun saat menjamu RB Leipzig pada matchday ketiga Liga Champions 2026/2027. Bermain di Santiago Bernabeu, Kamis (22/10/2026) pukul 02.00 WIB, Los Blancos berpeluang melanjutkan tren positif sekaligus menjaga posisi mereka dalam persaingan fase liga.
Pertandingan ini juga menjadi momen spesial bagi Ibrahima Konate. Bek asal Prancis tersebut akan menghadapi klub yang pernah dibelanya pada 2017, sekaligus berkesempatan membuktikan perannya di lini belakang Real Madrid.
Konate mengaku antusias menyambut pertemuan dengan mantan rekan setimnya. Namun, nostalgia bukan prioritas utama. Ia ingin membantu Real Madrid meraih kemenangan dan menjaga catatan sempurna di tiga pertandingan awal kompetisi.
"Ini pertandingan spesial bagi saya karena saya akan bermain melawan klub lama saya. Saya senang bertemu dengan mantan rekan setim saya di Leipzig," kata Konate, dikutip dari laman resmi UEFA, Rabu (21/10/2026).
Bek berusia 27 tahun itu juga menegaskan ambisinya meraih gelar bersama Los Blancos. Sejak bergabung pada musim panas dari Liverpool, ia mengaku mendapat sambutan positif dari lingkungan klub.
"Akan sangat bagus jika menang untuk meraih tiga kemenangan dari tiga pertandingan. Semua orang telah membuat saya merasa sangat diterima sejak tiba di musim panas dari Liverpool. Yang terpenting adalah memenangkan gelar, karena tingkat ekspektasi di sini sangat tinggi," lanjutnya.
Konate dan Tantangan Mengawal Lini Belakang Madrid
Kehadiran Konate diprediksi menjadi salah satu faktor penting dalam upaya Real Madrid meredam serangan RB Leipzig. Ia diperkirakan berduet dengan Dean Huijsen di jantung pertahanan untuk mengantisipasi kecepatan dan pergerakan lini depan tim tamu.
Di bawah arahan Jose Mourinho, Real Madrid juga dituntut menjaga keseimbangan antara agresivitas menyerang dan disiplin bertahan. Konate menilai Mourinho merupakan sosok pelatih dengan karakter kuat yang mampu mendapatkan rasa hormat dari para pemainnya.
Menurut Konate, Mourinho berfokus pada kemenangan di setiap pertandingan. Target tersebut sejalan dengan tingginya ekspektasi terhadap Real Madrid yang selalu dituntut bersaing dalam perebutan gelar.



