BOLOGNA, Sumutpos.jawapos.com-AC Milan datang ke Stadio Renato Dall’Ara bukan sekadar memburu tiga poin. Laga giornata ke-23 Serie A melawan Bologna FC, dini hari nanti (siaran langsung ANTV/Vidio pukul 02.45 WIB), juga menjadi panggung revans emosional atas luka lama yang belum sepenuhnya sembuh.
Rossoneri masih tertinggal delapan poin dari Inter Milan (47–55) dalam perburuan papan atas Serie A. Dengan satu laga lebih sedikit, kemenangan atas Bologna menjadi peluang emas untuk memangkas jarak sekaligus menjaga asa menekan rival sekota.
Namun, Bologna bukan lawan biasa bagi Milan. Klub berjuluk Rossoblu itu adalah tim yang memupus mimpi Rossoneri di final Coppa Italia musim lalu, 15 Mei 2025. Bermain di Stadio Olimpico, Roma, Milan harus mengakui keunggulan Bologna 0-1 lewat gol tunggal winger lincah Dan Ndoye pada menit ke-53. Kekalahan itu terasa lebih pahit karena menggagalkan ambisi Milan mengakhiri puasa gelar Coppa Italia sejak 2003—penantian panjang selama 22 tahun.
Bek tengah AC Milan, Matteo Gabbia, tak menutupi betapa menyakitkannya memori tersebut. Kepada Sport Mediaset XXL, pemain jebolan akademi Rossoneri itu menyebut laga kontra Bologna memiliki makna lebih dari sekadar pertandingan liga.
“Aku akan sangat senang jika klub kami bisa memenanginya. Memang ini hanya pertandingan liga yang bernilai tiga poin, tetapi bagi kami, ini juga tentang revans terbaik,” ujar Gabbia melalui laman resmi klub.
Dari sisi performa, situasi kedua tim kontras. AC Milan tampil relatif stabil, sementara Bologna justru sedang limbung. Pasukan Vincenzo Italiano terpuruk di peringkat kesembilan klasemen dan hanya mampu meraih satu kemenangan dari sepuluh laga terakhir Serie A—catatan yang membuka peluang bagi Milan untuk menancapkan dominasi.
Meski begitu, Rossoneri sadar betul bahwa statistik tak selalu berbicara di laga sarat emosi. Bologna pernah membuktikan diri mampu menjatuhkan Milan di momen paling krusial. Kini, di kandang Rossoblu, Milan datang membawa dua misi sekaligus: mengejar papan atas dan menuntaskan dendam yang tertunda.
Dini hari nanti, Dall’Ara bukan hanya soal tiga poin—melainkan soal harga diri.(jpg/han)
PERKIRAAN PEMAIN
BOLOGNA FC (4-2-3-1): 13-Ravaglia (g); 20-Zortea, 16-Casale, 14-Heggem, 33-Miranda; 8-Freuler (c), 6-Moro; 7-Orsolini, 21-Odgaard, 28-Cambiaghi; 9-Castro
Pelatih: Vincenzo Italiano
AC MILAN (3-5-2): 16-Maignan (g) (c); 23-Tomori, 46-Gabbia, 31-Pavlovic; 8-Loftus-Cheek, 4-Ricci, 14-Modric, 12-Rabiot, 33-Bartesaghi; 10-Leao, 18-Nkunku
Pelatih: Massimiliano Allegri