Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

El Real versus City: Trilogi di Depan Mata

Johan Panjaitan • Jumat, 27 Februari 2026 | 11:15 WIB

Liga Champions babak 16 besar. (indoposco)
Liga Champions babak 16 besar. (indoposco)

NYON, Sumutpos.jawapos.com-Aroma klasik Liga Champions kembali menguat. Undian babak 16 besar yang digelar di Nyon, Swiss, malam ini berpotensi menghadirkan trilogi panas antara Real Madrid dan Manchester City.

Dalam dua musim terakhir, duel keduanya menjelma rivalitas modern Eropa. Musim ini, City sudah lebih dulu mencuri kemenangan 2-1 atas Madrid pada matchday keenam fase league di Estadio Santiago Bernabeu, 11 Desember 2025.

Musim lalu, cerita bahkan lebih tajam. Los Blancos dua kali menekuk The Cityzens di playoff fase gugur — 3-2 di Etihad Stadium dan 3-1 di Bernabeu — untuk melaju dengan agregat 6-3. Sebuah pesan tegas bahwa DNA Eropa Madrid belum pudar.

Baca Juga: Atalanta Kembali Jadi Asa Sepak Bola Italia

Kini, di ruang undian Nyon, kemungkinan itu kembali terbuka. Selain City, opsi lawan Madrid lainnya adalah Sporting CP. Namun publik tahu, Real versus City selalu menawarkan panggung yang berbeda.

Mentalitas Los Merengues

Kiper Madrid Thibaut Courtois mengingatkan bahwa ancaman City tak pernah sederhana.

“Anda tahu City pernah mengungguli kami musim ini,” ujarnya kepada Movistar Plus+.

Namun Courtois juga menegaskan peningkatan mentalitas timnya, terutama setelah dua kemenangan atas SL Benfica di fase sebelumnya.

“Kami sudah sangat matang di Liga Champions. Kami hanya perlu lebih mengalir dalam penguasaan bola,” tambah penjaga gawang Belgia itu.

Bagi Madrid, Liga Champions bukan sekadar kompetisi — ia adalah habitat alami.

Rivalitas Hansi dan Lucho

Potensi big match lain tak kalah menggoda: juara bertahan Paris Saint-Germain melawan FC Barcelona.

Baca Juga: Pria 27 Tahun Ditangkap Curi 90 Tandan Sawit Milik PT Milano

Duel ini akan mempertemukan dua arsitek dengan sejarah panjang: Hansi Flick dan Luis Enrique.

Flick masih menyimpan memori pahit setelah Barcelona takluk 1-2 dari PSG di Estadi Olimpic Lluis Companys pada fase league musim ini. Bahkan di level timnas, Flick belum pernah benar-benar mengungguli Enrique sejak duel Jerman kontra Spanyol di Piala Dunia 2022.

Enrique sendiri mengakui tak ada lawan mudah. Namun sebagai mantan pelatih Barca, Catalan tetap memiliki tempat khusus di hatinya.

“Barcelona adalah kota unik dan klubnya istimewa,” ujarnya, mengenang masa ketika ia membawa Barca meraih Liga Champions 2014–2015.

Atletico Kontra Liverpool Jilid II?

Skenario panas lain mempertemukan Liverpool FC dengan Atletico Madrid.

Musim ini, Los Colchoneros sudah merasakan kerasnya Anfield setelah takluk 2-3. Dalam empat musim terakhir, Atletico kesulitan menaklukkan klub Inggris. Opsi lain bagi mereka adalah Tottenham Hotspur.

Pelatih Atletico, Diego Simeone, memilih fokus pada peningkatan performa timnya.

“Lawan siapa pun, yang penting kami bermain lebih baik dan lolos,” ujarnya kepada Mundo Deportivo.

Malam yang Menentukan

Undian malam ini bukan sekadar prosedur administratif. Ia bisa melahirkan trilogi Real–City, reuni emosional Enrique dengan Barca, atau duel keras Atletico kontra wakil Inggris.

Liga Champions kembali bersiap menulis bab baru. Dan jika Real dan City kembali dipertemukan, Eropa akan menyaksikan bukan hanya pertandingan — tetapi kelanjutan rivalitas yang telah menjadi klasik modern.(jpg/han)

Editor : Johan Panjaitan
#Paris Saint Germain #real madrid #liga champions #manchester city #barcelona #duel panas