Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ranperda Ketenagakerjaan Siantar Jadi Senjata Baru Tekan Pengangguran

J
Penulis: Johan Panjaitan❯
Suasana pelaksanaan zoom meeting yang diikuti Sekda Kota Pematangsiantar. (DISKOMINFO/SUMUT POS)
Suasana pelaksanaan zoom meeting yang diikuti Sekda Kota Pematangsiantar. (DISKOMINFO/SUMUT POS)

Advertisement

 

SIANTAR, Sumutpos.jawapos.com-Pemerintah Kota Pematangsiantar kian serius menekan angka pengangguran melalui strategi terukur dan penguatan regulasi. Salah satunya dengan mendorong lahirnya Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Ketenagakerjaan yang diharapkan menjadi fondasi baru dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Komitmen itu disampaikan Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, melalui Sekretaris Daerah Junaedi Antonius Sitanggang dalam forum Penilaian Presentasi Kepala Daerah yang digelar Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri, Rabu (1/4/2026).

Advertisement

Menurut Junaedi, penanganan pengangguran di Siantar tidak hanya bertumpu pada program jangka pendek, tetapi dirancang melalui pendekatan sistemik—mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia hingga pembukaan akses kerja yang lebih luas.

“Strategi kami mencakup perluasan kesempatan kerja, penguatan sinergi dengan program pusat, serta pengembangan ekonomi kreatif berbasis masyarakat,” ujarnya.

Advertisement

Data menunjukkan tren positif. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kota Pematangsiantar menurun dari 8,00 persen pada 2024 menjadi 7,74 persen di tahun 2025. Meski demikian, tantangan masih besar, terutama dengan dominasi sektor informal yang mencapai 51,64 persen dari total tenaga kerja.

Untuk menjawab persoalan tersebut, Pemko bersama DPRD tengah menggodok Ranperda Perlindungan Tenaga Kerja Lokal serta Ranperda Insentif dan Kemudahan Berinvestasi. Regulasi ini diproyeksikan menjadi katalis dalam menciptakan iklim kerja yang lebih inklusif dan kompetitif.

Tak hanya itu, arah kebijakan ketenagakerjaan juga diperkuat melalui penyusunan Rencana Tenaga Kerja 2025–2029 dan rencana pembangunan industri daerah—langkah strategis untuk memastikan kesinambungan penciptaan lapangan kerja.

Di level implementasi, berbagai program konkret terus dijalankan. Mulai dari pembinaan Bursa Kerja Khusus (BKK) di SMK, pelaksanaan job fair, pelatihan berbasis kompetensi bersertifikat BNSP, hingga dukungan peralatan bagi pelaku UMKM. Pemerintah juga mewajibkan pelaporan lowongan kerja oleh perusahaan guna meningkatkan transparansi pasar tenaga kerja.

Selain membuka peluang kerja, Pemko juga mendorong lahirnya wirausaha baru melalui pelatihan kewirausahaan, manajemen usaha, dan standardisasi produk agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Advertisement

Artikel Terkait

Bupati Batu Bara Buka Pelatihan K3 Scaffolding, Perkuat SDM Lokal Hadapi Industri yang Kian Pesat

Bupati Batu Bara Buka Pelatihan K3 Scaffolding, Perkuat SDM Lokal Hadapi Industri yang Kian Pesat

Bupati Batu Bara membuka pelatihan K3 operator scaffolding untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal.

PLN UP3 Pematangsiantar Asah Kompetensi Petugas Yantek demi Layanan Makin Andal

PLN UP3 Pematangsiantar Asah Kompetensi Petugas Yantek demi Layanan Makin Andal

PLN UP3 Pematangsiantar menggelar pelatihan Yantek 2026 guna meningkatkan kompetensi, keselamatan, dan layanan listrik.

Calon Paskibraka Pematangsiantar Mulai Jalani Pemusatan Latihan, Sekda Tekankan Disiplin dan Jiwa Pancasila

Calon Paskibraka Pematangsiantar Mulai Jalani Pemusatan Latihan, Sekda Tekankan Disiplin dan Jiwa Pancasila

Calon Paskibraka Pematangsiantar mulai jalani pemusatan latihan. Sekda tekankan disiplin, karakter Pancasila, dan kesiapan fisik.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer