Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Proyek Jalan Rp 238 Miliar di Paluta Mulai Dikerjakan

J
Penulis: Juli Rambe❯
JALAN: Proyek jalan di Kabupaten Padanglawas Utara mulai dikerjakan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Sumut dengan total anggaran mencapai Rp 238 miliar.(Dok : Dinas BMBK Sumut)
JALAN: Proyek jalan di Kabupaten Padanglawas Utara mulai dikerjakan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Sumut dengan total anggaran mencapai Rp 238 miliar.(Dok : Dinas BMBK Sumut)

Advertisement

 

SUMUT POS - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memulai proyek peningkatan struktur jalan di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta). Proyek tersebut digelontorkan melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Sumut dengan total anggaran mencapai Rp 238 miliar.

Kepala Dinas BMBK Sumut, Chandra Dalimunthe, menegaskan bahwa pembangunan jalan ini tidak hanya berfokus pada satu wilayah, melainkan mencakup sejumlah ruas penting yang memiliki peran vital dalam meningkatkan konektivitas antar daerah.

Advertisement

“Ini adalah bentuk proyek strategis dari Gubernur Bobby Nasution untuk memprioritaskan pembangunan jalan di daerah-daerah terpencil yang jalannya belum terbangun,” ujar Chandra saat memberikan keterangannya, Selasa (19/5/2026).

Adapun ruas jalan yang menjadi fokus peningkatan meliputi jalur Sipiongot–Tapanuli Selatan, Sipiongot–Labuhanbatu, serta Hutaimbaru–Sipiongot. Jalur-jalur tersebut selama ini dikenal memiliki kondisi yang memprihatinkan, bahkan di beberapa titik sulit dilalui kendaraan, terutama saat musim hujan.

Advertisement

Menurut Chandra, pembangunan jalan ini diharapkan mampu membuka akses yang selama ini menjadi kendala utama masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk dalam hal distribusi hasil pertanian dan mobilitas sosial.

“Dengan terbangunnya jalan ini, diharapkan masyarakat tidak lagi mengalami kesulitan dalam mengakses layanan dasar, pasar, maupun pusat-pusat ekonomi lainnya,” tambahnya.

Di lapangan, proses pengerjaan proyek terus berlangsung secara bertahap dengan pengawasan ketat dari pihak terkait. Kepala UPTD BMBK Gunungtua, Hasian Negara Dasopang, menyampaikan bahwa pembangunan dilakukan dengan mengedepankan prinsip tepat mutu, tepat waktu, dan tepat sasaran.

“Saat ini proses pengerjaan masih terus berlangsung secara bertahap guna memastikan hasil pembangunan yang optimal, berkualitas, dan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” kata Hasian.

Ia menjelaskan bahwa berbagai tahapan teknis telah dilakukan, mulai dari persiapan lahan, penurunan alat berat, hingga distribusi material ke lokasi proyek. Seluruh proses tersebut dilakukan secara sistematis agar hasil akhir sesuai dengan standar konstruksi yang telah ditetapkan.

Advertisement

Artikel Terkait

Jalan Provinsi di Medan Jadi Prioritas Pembangunan Tahun Ini, Ini Ruas Jalannya

Jalan Provinsi di Medan Jadi Prioritas Pembangunan Tahun Ini, Ini Ruas Jalannya

Pembangunan atau perbaikan jalan provinsi di Medan menjadi prioritas. Terutama, jalan.Zein Hamid yang selalu viral.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer