Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

DPRD Sumut Minta Pengganti Kepala BGN Regional Sumbagut Lebih Tegas Awasi Program MBG

J
Penulis: Juli Rambe❯
Anggota Komisi E DPRD Sumut, Hendra Cipta.(Dok : Hendra Cipta)
Anggota Komisi E DPRD Sumut, Hendra Cipta.(Dok : Hendra Cipta)

Advertisement

 

MEDAN, SUMUT POS- Pencopotan Kepala Regional Badan Gizi Nasional (BGN) Sumatera Utara, Teuku Agung Kurniawan, oleh Kepala BGN RI Sudaryono mendapat perhatian dari DPRD Sumatera Utara.

Anggota Komisi E DPRD Sumut, Hendra Cipta, menilai pergantian pimpinan regional BGN Sumut merupakan langkah yang tepat.

Advertisement

Menurutnya, pergantian tersebut diharapkan menjadi momentum untuk melakukan pembenahan terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sumatera Utara.

Hendra mengatakan, keputusan pergantian tersebut dinilai tidak terlambat mengingat sebelumnya terdapat sejumlah persoalan yang muncul dalam pelaksanaan program BGN di Sumatera Utara.

Advertisement

“Menurut saya, pergantian ini langkah yang tepat dan tidak terlambat. Kita berharap ke depan yang ditunjuk benar-benar orang yang jauh lebih baik dalam mengelola BGN di Sumatera Utara,” ujar Hendra saat memberikan keterangan kepada Sumut Pos, Rabu (2/9/2026).

Ia berharap pimpinan baru nantinya mampu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap berbagai persoalan yang terjadi sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang.

Menurut Hendra, salah satu hal yang harus menjadi perhatian utama adalah kinerja setiap unit pelaksana program di lapangan. Ia menilai unit-unit yang menjalankan program harus benar-benar bekerja sesuai standar dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh BGN.

“Yang paling penting itu bagaimana unit-unit yang ada ini bisa bekerja dengan baik. Jangan sampai ada unit yang tidak perform, tidak sesuai dengan standar bisnisnya, dan tidak menjalankan tanggung jawab sebagaimana mestinya,” katanya.

Selain persoalan kinerja unit, Hendra juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap kualitas makanan yang diberikan kepada penerima manfaat. Menurutnya, program MBG menyangkut langsung kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak sekolah, sehingga kualitas dan keamanan makanan tidak boleh dianggap sebagai persoalan teknis semata.

Advertisement

Artikel Terkait

BGN Ancam Tutup Permanen Dapur MBG dan Pecat Kepala SPPG Jika Terbukti Lalai

BGN Ancam Tutup Permanen Dapur MBG dan Pecat Kepala SPPG Jika Terbukti Lalai

BGN mengancam menutup permanen dapur SPPG dan memecat kepala SPPG jika terbukti lalai dalam kasus dugaan keracunan program MBG.

BGN Bersih-Bersih Program MBG, 261 Pegawai Dipecat dan 833 Dapur Ditutup Sementara

BGN Bersih-Bersih Program MBG, 261 Pegawai Dipecat dan 833 Dapur Ditutup Sementara

BGN pecat 261 pegawai, suspend 833 dapur MBG bermasalah, dan siapkan sistem digital agar orang tua bisa memantau menu bergizi anak.

Komisi C DPRD Sumut Ajak Masyarakat Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan

Komisi C DPRD Sumut Ajak Masyarakat Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan

Ketua Komisi C DPRD Medan, Rony Reynaldo Situmorang mengajak masyarakat untuk memanfaatkan program pemutihan pajak.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer