
KARO, Sumutpos.jawapos.com – Penanganan siswa SMK Negeri 1 Merdeka, Kabupaten Karo, yang mengalami gejala diduga keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih berlangsung. Hingga Kamis (17/9), sebanyak 42 siswa masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Amanda Berastagi.
Sementara itu, dua siswa lainnya harus mendapat penanganan lebih lanjut di Medan. Keduanya dirujuk ke rumah sakit berbeda setelah menjalani pemeriksaan medis.
Kepala Cabang Dinas (Kacabdis) Pendidikan Wilayah IV Provinsi Sumatera Utara, Zulkarnain Barus, mengatakan dua siswa tersebut masing-masing dirujuk ke Rumah Sakit Haji Medan dan Rumah Sakit Adam Malik Medan.
“Untuk siswa SMKN 1 Merdeka yang dirawat di Rumah Sakit Amanda, terdapat 42 orang. Sementara dua lagi sudah dirujuk dokter ke Medan,” ujar Zulkarnain, Kamis (17/9).
Salah satu siswa yang dirujuk adalah Jesika Kamelia Br Sinuhaji. Ia kini menjalani perawatan di Rumah Sakit Haji Medan setelah mengalami pusing disertai muntah.
Sementara siswa lainnya, Cristian Hamonangan, mendapat perawatan di Rumah Sakit Adam Malik Medan. Cristian dilaporkan mengalami sejumlah keluhan, mulai dari mual, gatal hingga sakit tenggorokan.
Selain siswa yang masih dirawat di rumah sakit, terdapat 16 murid yang sebelumnya telah diperbolehkan menjalani rawat jalan setelah mendapat pemeriksaan dokter Rumah Sakit Amanda.
“Untuk yang sudah dirawat jalan oleh pihak dokter Rumah Sakit Amanda ada 16 murid,” kata Zulkarnain.
Zulkarnain mengatakan penanganan kesehatan para siswa kini diserahkan kepada tim medis. Pihaknya juga telah meminta agar seluruh korban memperoleh pelayanan kesehatan secara maksimal.
“Untuk kesehatan korban sudah kita serahkan kepada pihak medis. Sudah disampaikan juga untuk memberikan pelayanan yang terbaik,” ujarnya.



