Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Rumah Wartawan di Langkat Dimolotov, Beritakan Marak Peredaran Narkoba

Redaksi Sumutpos • Jumat, 11 April 2025 | 15:49 WIB
DIMOLOTOV: Rumah yang dilempar bom molotov di wilayah hukum Polsek Pangkalanbrandan.
DIMOLOTOV: Rumah yang dilempar bom molotov di wilayah hukum Polsek Pangkalanbrandan.

STABAT, SUMUTPOS.CO- Rumah Joko Purnomo (47), wartawan sekaligus kepala biro salah satu media online dilempar bom molotov oleh orang tak dikenal, Jum'at (11/4/2025) dini hari.

Peristiwa keji itu terjadi di kediaman Joko yang terletak di Jalan Besitang, Gang Musala, Alur Dua Baru, Sei Lepan, Langkat.

Tindakan yang dialami Joko merupakan kekerasan terhadap jurnalis. Pasalnya, rumah Joko dimolotov pasca memberitakan maraknya peredaran narkoba bak jual kacang goreng di wilayah Teluk Aru.

"Saya tidak tau siapa pelakunya, kejadiannya begitu cepat. Cuma memang belakangan, saya ada melakukan investigasi tentang bandar-bandar narkoba yang sudah sangat meresahkan masyarakat di Kabupaten Langkat," ungkap Joko ketika diwawancarai.

Ia juga menjelaskan kronologi rumahnya dilempar molotov oleh OTK.

"Mulanya istri saya terbangun dari tidur karena mendengar suara kaca pecah. Istri saya langsung mengintip dari jendela kamar dan melihat sudah ada api," ujar Joko.

Sontak Virda br Panggabean, istri Joko itu membangunkan suaminya. Mereka pun kemudian lari keluar dari rumah.

"Saat saya bersama istri dan anak keluar rumah, gorden di kamar anak saya sudah terbakar. Buru-buru kami padamkan apinya," ujar Joko.

Api pun berhasil padam. Saat itu, Joko melihat pecahan botol sirup kaca dan kain kasus bekas yang sudah terbakar.

Ia juga mencium bau bahan bakar minyak dari dalam kamar anaknya.

"Atas kejadian ini, kaca kamar anak saya pecah, dan gorden jendela kamar anak saya terbakar," kata Joko.

Baca Juga: Rencana Gubsu Geser Anggaran Rp350 Miliar ke Nias, Komisi E DPRD Sumut: Tidak Bisa Asal Main Geser Saja

Peristiwa yang dialami Joko sudah dilaporkan ke Polsek Pangkalanbrandan. Itu sesuai dengan laporan polisi nomor: B/45/IV/2025/SPKT/Polsek Pangkalanbrandan/Polres Langkat.

"Saya berharap, polisi segera menangkap pelaku yang melempar molotov ke rumah saya. Dan investigasi yang saya lakukan bukan untuk kepentingan saya pribadi, tapi untuk banyak masyarakat khususnya di Kabupaten Langkat, yang sudah sangat resah dengan peredaran narkoba," ujar Joko.

Sementara itu, Kapolsek Pangkalanbrandan, AKP Irwanta Sembiring saat dikonfirmasi belum memberikan komentarnya. Pesan singkat WhatsApp yang dilayangkan wartawan juga belum direspon. (ted/han)

Editor : Redaksi
#marak peredaran narkoba #Rumah Wartawan Dimolotov