Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Rumah Kontrakan Terbakar di Labuhanbilik, Dua Penghuni Tewas Terjebak Api

Johan Panjaitan • Senin, 22 Desember 2025 | 09:00 WIB
Kebakaran sebuah rumah di kota Labuhanbilik, Panai Tengah Labuhanbatu mengakibatkan dua korban tewas meninggal dunia. (ist)
Kebakaran sebuah rumah di kota Labuhanbilik, Panai Tengah Labuhanbatu mengakibatkan dua korban tewas meninggal dunia. (ist)

LABUHANBATU, Sumutpos.jawapos.com-Tragedi kebakaran merenggut dua nyawa di Kelurahan Labuhan Bilik, Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu. Sebuah rumah kontrakan dilalap si jago merah, Minggu malam (21/12/2025) sekitar pukul 20.30 WIB, di Jalan Panglima Sudirman.

Kebakaran tersebut menghanguskan rumah milik Rudi Damanik dan menewaskan dua penghuninya, masing-masing James Markus Purba dan Samuel Alexander.

Peristiwa nahas itu pertama kali diketahui oleh seorang saksi, Maulana Akbar Alhakim, yang saat kejadian berada di kamar belakang rumah. Ia mendadak melihat kobaran api muncul dari arah pintu depan rumah.

“Posisi saksi berada di kamar belakang saat kebakaran terjadi,” ujar Kapolres Labuhanbatu AKBP Choky Sentosa Meliala melalui Plt Kasubag Humas Iptu Arwin, Senin (23/12/2025) di Rantauprapat.

Menyadari api dengan cepat membesar, saksi langsung keluar kamar dan berupaya memadamkan api seadanya sambil berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Namun nahas, pada saat bersamaan dua korban berada di dalam kamar dengan kondisi pintu terkunci dari dalam, sehingga tidak sempat menyelamatkan diri.

Warga yang mendengar teriakan segera berdatangan dan menghubungi petugas pemadam kebakaran. Api akhirnya berhasil dipadamkan setelah mobil damkar tiba di lokasi dengan bantuan masyarakat.

Usai api padam, petugas menemukan James Markus Purba dalam kondisi meninggal dunia di teras rumah. Sementara Samuel Alexander ditemukan tak bernyawa di ruang tamu.

“Sumber api masih dalam penyelidikan pihak berwajib. Akibat kejadian ini, kerugian materi ditaksir mencapai sekitar Rp100 juta,” pungkas Arwin.(fdh/han)

Editor : Johan Panjaitan
#tewas #rumah #kebakaran #kontrakan