Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Posko Muhammadiyah Sumut-Aceh Salurkan 30 Ton Beras Bantuan NGO UEA

Johan Panjaitan • Selasa, 23 Desember 2025 | 07:15 WIB
MUHAMMADIYAH: Pelepasan truk bantuan Muhammadiyah di depan Gedung Dakwah Muhammadiyah Sumut. (Istimewa/Sumut Pos)
MUHAMMADIYAH: Pelepasan truk bantuan Muhammadiyah di depan Gedung Dakwah Muhammadiyah Sumut. (Istimewa/Sumut Pos)

Sumutpos.jawapos.com-Tiga puluh ton beras dari NGO Bulan Sabit Merah Uni Emirat Arab (UEA) didistribusikan kepada masyarakat terdampak banjir ekologis di Sumut dan Aceh. Bantuan yang dipercayakan penyalurannya kepada Muhammadiyah. Bantuan diserahkan MDMC Pusat kepada Sekretaris Muhammadiyah Sumut Irwan Syahputra dan Ketua PW Muhammadiyah Aceh Abdul Malik Musa.

Bantuan ini diangkut tujuh truk ke Tapsel, Tapteng dan Sibolga, Senin (22/12). Bantuan diberangkatkan dari Gedung Dakwah Muhammadiyah Jalan SM Raja 136 Medan. Beras dari UEA didistribusikan melalui Muhammadiyah Sumut sebanyak 25 ton dan melalui Muhammadiyah Aceh sebanyak 5 ton.

Ketua PW Muhammadiyah Sumut Prof. Dr. Hasyimsyah Nasution, M.A mengapresiasi dan berterima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan donasi melalui Muhammadiyah.

Ia menjelaskan bahwa Muhammadiyah di Sumut melakukan upaya tanggap bencana melalui tiga fase. Diawali fase tanggap darurat pada 27 Nopember 2025 hingga 5 Januari 2026. Kemudian akan diikuti dengan program transisi darurat ke pemulihan yang akan berlangsung sejak 6-31 Januari 2026 serta dilanjutkan pada fase program rehabilitasi dan rekonstruksi pada Februari.

Prof. Dr. Hasyimsyah Nasution, M.A mengutarakan bahwa pelaksanaan tanggap darurat bencana dilakukan Muhammadiyah melalui One More One Respon. Artinya semua aktivitas tanggap darurat dilakukan melalui satu pintu kebijakan lewat Muhammadiyah Disaster Manager Center (MDMC) Lembaga Relisiliansi Bencana (LRB).

Ketua MDMC Pusat Budi Setiawan menegaskan sikap dan pola kerja yang dilakukan Muhammadiyah dalam penanggulangan bencana. "Korban bencana bukan menjadi objek, tapi menjadi bagian bersama untuk bangkit,” kata Budi Setiawan.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua MDMC PP Muhammadiyah Indrayanto. Sejak tanggap bencana dilakukan, menurutnya,
MDMC bersama semua komponen Muhammadiyah di Aceh, Sumut dan Sumbar telah hadir di 20 kabupaten/kota dengan membuka 24 pos pelayanan dimana 14.318 jiwa korban yang ditangani.

Untuk itu, lanjut Wakil Ketua MDMC PP Muhammadiyah, MDMC menurunkan 655 relawan yang berasal dari relawan lokal ditambah relawan yang didatangkan dari beberapa regional di Jawa.

Indrayanto mengatakan bahwa MDMC dalam pengelolaan tanggap bencana memberikan layanan berupa layanan kesehatan, penyediaan air bersih, logistik makanan, psikososial, pendidikan darurat sampai hunian darurat.

"Dalam pelayanan kesehatan, Muhammadiyah menghadirkan tenaga medis dari 14 rumah sakit Muhammadiyah dari seluruh Indonesia melalui 42 tim Emergency Medical Team (EMT) yang beroperasi diberbagai terdampak," jelasnya.

Wakil ketua MDMC PP Muhammadiyah juga menjelaskan bahwa bersamaan penyerahan bantuan beras juga diberangkatkan bantuan LazisMU berupa paket Family Kids yang diperuntukkan bagi pelajar-pelajar yang terdampak di beberapa kawasan.

Ketua PW Muhammadiyah Aceh Abdul Malik Musa menyampaikan apresiasi kepada PP Muhammadiyah yang telah membagi 5 ton beras untuk Aceh. Ia juga berterima kasih kepada Muhammadiyah Sumut yang telah memberi bantuan tanggap darurat untuk Aceh Tamiang.

Disampaikan juga Aceh masih membutuhkan banyak bantuan, khususnya membuka isolasi Aceh Tengah dan Bener Meriah. "Sesungguhnya, kondisi Aceh masih sangat parah,” kata Malik Musa.

Sementara itu pelepasan tujuh truk bantuan Muhammadiyah untuk kawasan Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah dan Sibolga berlangsung di depan Gedung Dakwah Muhammadiyah Sumut. Pelepasan dilakukan oleh Sekretaris PWM Sumut Irwan Syahputra, Ketua PWA Sumut Dr. Nur Rahmah Amini MAg dan Ketua PWM Aceh Abdul Malik Musa.

Tujuh truk bantuan selain berisi beras yang berasal dari NGO Bulan Sabit Merah UEA, juga berisi 400 paket familiy Kids yang berasal dari LazisMu Sumut. (dmp)

Editor : Johan Panjaitan
#sumut #uni emirat arab #beras #muhammadiyah #bantuan #ekologis #aceh