LABUSEL,Sumutpos.jawapos.com– Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan menggelar program pasar murah di sejumlah kecamatan sebagai langkah menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.
Program yang dimulai pada Senin (2/3/2026) ini akan berlangsung hingga 10 Maret 2026 dan dilaksanakan di berbagai titik strategis di wilayah kabupaten tersebut. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menghadapi lonjakan kebutuhan masyarakat menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
Sekretaris Daerah Kabupaten Labuhanbatu Selatan, M. Reza Pahlevi Nasution, menegaskan bahwa pasar murah merupakan langkah konkret pemerintah dalam menekan laju inflasi sekaligus melindungi daya beli masyarakat.
“Pasar murah ini digelar untuk memastikan ketersediaan pasokan serta keterjangkauan harga komoditas pangan menjelang Idul Fitri. Pemerintah hadir agar masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang wajar,” ujarnya.
Dalam program tersebut, pemerintah menyediakan berbagai komoditas pangan dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar. Beberapa bahan pokok yang disediakan antara lain beras, gula pasir, minyak goreng, serta sejumlah kebutuhan rumah tangga lainnya.
Langkah ini diharapkan dapat membantu masyarakat menghadapi peningkatan konsumsi yang biasanya terjadi menjelang hari raya.
Libatkan Kecamatan hingga Desa
Reza juga menekankan bahwa keberhasilan pelaksanaan pasar murah tidak terlepas dari dukungan seluruh jajaran pemerintahan di daerah. Karena itu, para camat, lurah, hingga kepala desa diminta aktif memfasilitasi kegiatan sekaligus menyosialisasikan program tersebut kepada masyarakat.
“Kami berharap seluruh jajaran pemerintah di tingkat kecamatan dan desa dapat berperan aktif agar manfaat pasar murah ini benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan solusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam menjaga ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi daerah menjelang perayaan Idul Fitri.(mag-5/han)
Editor : Johan Panjaitan