MEDAN,SUMUTPOS.CO - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara (KPw BI Sumut) kembali melanjutkan semarak momen Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), yakni EXPo (Education, Xperience and Peformance of) Rupiah Medan 2024, di Main Atrium Sun Plaza Medan, yang berlangsung selama 7 hari, yaitu 20-25 Agustus 2024.
Acara ini digelar, setelah Pekan Medan Digifestival 2024 berakhir dengan sukses pada Minggu, 18 Agustus 2024.
Pembukaan EXPo Rupiah Medan 2024 dihadiri Kepala Bidang Guru dan Tenaga Pengajar Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumut, Yeddi Efendi Sipayung, Kepala Bidang Pembinaan SD Disdik Kota Medan, Bambang Sudewo dan Kasubdit Reskrim Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu), AKBP Syahirul A Rambe, Perwaklian dari Guru Penyusun Modul Ajar Cinta Bangga Paham Rupiah tingkat SMA, dan Pimpinan-pimpinan perbankan dari Badan Musyawarah Perbankan Daerah Provinsi Sumut.
Dalam acara pembukaan EXPo Rupiah Medan 2024, di Main Atrium Sun Plaza Medan, Selasa (20/8) sore, Kepala KPw BI Sumut, IGP Wira Kusuma telah menyerahkan buku Modul Ajar Cinta Bangga Paham Rupiah tingkat SMA kepada Kepala Bidang Guru dan Tenaga Pengajar Dinas Pendidikan Provinsi Sumut, Yeddi Efendi Sipayung.
"EXPo Rupiah bukan sebuah singkatan dari exposition, yang berarti pameran, namun kata EXPo Rupiah ini adalah singkatan dari Education, Experience and Performance of Rupiah Medan 2024," kata Wira.
Dijelaskannya, Education of Rupiah, adalah meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat terhadap Rupiah melalui edukasi dan sosialisasi agar mengenal, mencintai dan merawat Rupiah.
Sedangkan, lanjut Wira, Experience of Rupiah, adalah menumbuhkan semangat kebangsaan dan rasa bangga menggunakan Rupiah sebagai satu-satunya alat pembayaran yang sah di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Pada kesempatan yang baik ini, Museum Bank Indonesia (MUBI) hadir untuk mengenalkan peran Bank Indonesia dalam sejarah Bangsa Indonesia, terutama mengenai kebijakan-kebijakan Bank Indonesia dari masa ke masa, salah satunya tentang Rupiah," jelasnya.
Adapun, sambung Wira, Performance of Rupiah bertujuan untuk memberikan pemahaman akan peran dan fungsi Rupiah dalam peredaran uang dan stabilitas ekonomi dalam menjaga kedaulatan serta keutuhan NKRI. "EXPo Rupiah Medan 2024, dengan tema, 'Rupiah dan Cinta Tanah Air' mencerminkan komitmen Bank Indonesia untuk terus memperkenalkan nilai-nilai kebangsaan melalui visualisasi sejarah dan kekayaan bangsa melalui kehadiran pahlawan Nasional, keindahan alam, tari Nusantara, serta ornamen kekayaan dan budaya Indonesia dalam desain Rupiah," katanya.
Ia mengungkapkan, rangkaian kegiatan EXPo Rupiah Medan 2024, meliputi Sosialisasi dan edukasi Cinta Bangga Paham Rupiah, Pameran MUBI, showcasing produk UMKM dan kerajinan binaan KPw BI Sumut, kegiatan parodi Cinta Bangga Paham Rupiah, talkshow Rupiah Ambassador Indonesia, talkshow pemberantasan uang palsu, workshop fotografi, hiburan musik, serta perlombaan seru dan menarik untuk berbagai kalangan usia mulai dari anak TK hingga profesional.
"Pada momen peringatan Hari Kemerdekaan ini, KPw BI Sumut terus memperkuat Cinta, Bangga, dan Paham terhadap Rupiah, sebagai salah satu buah kemerdekaan yang diperjuangkan para pahlawan bangsa," ungkapnya.
Ia memaparkan, tiga alasan untuk Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah, yaitu Rupiah adalah mata uang simbol kedaulatan negara yang harus dijaga dan dibanggakan oleh seluruh Warga Negara Indonesia (WNI). Rupiah menunjukkan identitas dan simbol negara, yang memuat gambar lambang negara Garuda Pancasila dan frasa NKRI. Dan Rupiah adalah jendela Indonesia, di mana melalui desain uang Rupiah bisa melihat perjalanan sejarah bangsa, serta keragaman budaya dan kekayaan Indonesia.
Selanjutnya, tambah Wira, perwujudan dari Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah, yakni Cinta Rupiah, dengan mengenali karakteristik dan desain Rupiah, memperlakukannya secara tepat, dan menjaganya dari kejahatan uang palsu, (mengenali, merawat, dan menjaga Rupiah). Bangga Rupiah, dengan menggunakannya sebagai satu-satunya alat pembayaran yang sah di Indonesia, simbol kedaulatan NKRI, dan alat pemersatu bangsa.
"Terakhir, Paham Rupiah, dengan memahami peran Rupiah dalam peredaran uang, stabilitas ekonomi, dan fungsinya sebagai alat penyimpan nilai kemampuan, atau menggunakan uang Rupiah untuk bertransaksi hanya dengan Rupiah, berbelanja bijak, dan berhemat," tandasnya. (dwi/han)
Editor : Redaksi