MEDAN, SUMUTPOS.CO - Tim Formatur DPP Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI), beraudiensi dengan Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso, Kamis (9/1/2025). Audiensi ini dipimpin langsung Ketua Umum DPP GPEI Benny Soetrisno dan Sekjen Toto Dirgantoro.
Selain bersilaturahmi, Tim Formatur GPEI juga berdiskusi dengan Mendag dan menyampaikan sejumlah agenda yang telah dilaksanakan GPEI. Antara lain, hasil musyawarah nasional (Munas) dan rapat kerja nasional (Rakernas) yang telah sukses digelar di Semarang, Jawa Tengah, pada Desember 2024.
"Selain berdiskusi mengenai rencana program kerja GPEI ke depan, kami juga menyampaikan hasil Annual Meeting Depalindo/INSC yang telah terlaksana pada November 2024 di Brussel – Belgia,” kata Ketua DPD GPEI Sumatera Utara, Dr (C) Drs Hendrik H Sitompul MM kepada wartawan saat tiba di Bandara Kualanamu, Minggu (12/1/2025).
Menurut Hendrik, GPEI juga menyampaikan pencapaian kegiatan Export Center Surabaya, sekaligus dilakukan penandatanganan perpanjangan pengelolaan Export Center Swakelola III oleh GPEI dengan wilayah diperluas ke Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Sehingga wilayah kerjanya menjadi Jawa Timur, Bali, Jawa Tengah, dan DIY.
Pada kesempatan audiensi itu, Menteri Perdagangan menyatakan kesediaannya melantik kepengurusan DPP GPEI 2024 – 2029 hasil Munas GPEI pada Desember 2024 lalu, yang rencananya dilaksanakan di Aula Kemendag dalam waktu dekat.
Selama ini, GPEI juga telah aktif secara berkesinambungan melakukan sejumlah program pembekalan, pendampingan, maupun pelatihan ekspor bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di tanah air dengan melibatkan instansi terkait di tataran lokal (provinsi) maupun nasional atau Kementerian tehnis, sehingga mendorong UMKM bisa Ekspor.
"DPD GPEI Sumatera Utara juga akan melaksanakan, kegiatan pengelolaan Export Center Sumatera Utara, dengan Swakelola," pungkas Hendrik Sitompul. (adz)
Editor : Redaksi