Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Berbahaya Bagi Kendaraan, Berikut Tips Mengenali Oli Palsu

Redaksi Sumutpos • Rabu, 4 Juni 2025 | 19:58 WIB
JELASKAN: Asst. Manager Quality Control Pertamina Lubricants, Raden Muhsin Budiono menjelaskan cara mengenali oli palsu dalam LubriTalk: Ngobrol Oli Bareng Pertamina Lubricants di Medan.
JELASKAN: Asst. Manager Quality Control Pertamina Lubricants, Raden Muhsin Budiono menjelaskan cara mengenali oli palsu dalam LubriTalk: Ngobrol Oli Bareng Pertamina Lubricants di Medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO - Menjaga kesehatan mesin kendaraan tidak cukup hanya dengan servis rutin. Pemilihan oli yang benar dan sesuai dengan spesifikasi kendaraan menjadi salah satu faktor kunci dalam menjaga performa mesin. Konsumen juga harus jeli saat membeli karena banyak oli palsu yang beredar di pasar.

Hal itu dikatakan Asst. Manager Quality Control Pertamina Lubricants, Raden Muhsin Budiono dalam LubriTalk: Ngobrol Oli Bareng Pertamina Lubricants di Medan, Rabu (4/6/2025).

“Harga oli palsu biasanya jauh lebih murah dan sering beredar di bengkel tidak resmi atau platform daring yang tidak terverifikasi. Isinya hasil pengoplosan oli asli dengan bahan kimia yang tidak jelas asal usulnya,” jelas Raden Muhsin Budiono.

Menurutnya, oli palsu sama sekali tidak memenuhi parameter dasar oli, seperti viskositas hingga resistansi terhadap oksidasi. “Untuk penggunaan jangka panjang akan menyebabkan penumpukan residu di ruang mesin, kendaraan mudah overheat, hingga kerusakan pada komponen logam yang bisa berujung pada kerusakan mesin,” ungkap Muhsin.

Padahal fungsi oli, selain untuk pelumas, adalah sebagai pelindung komponen logam di dalam mesin sehingga dapat menghasilkan efisiensi bahan bakar dan menjaga usia pakai mesin.

Beredarnya oli palsu di pasaran membuat konsumen harus memahami ciri oli palsu dan oli asli sehingga bisa lebih teliti saat membeli. Pertamina Lubricants membagikan beberapa tips yang bisa diterapkan:

1. Masyarakat mengecek ciri-ciri kemasan produk asli melalui pada website resmi Pertamina Lubricants yakni lubes.id.

2. Pemilik kendaraan disarankan hanya membeli pelumas Pertamina di outlet resmi, seperti di SPBU Pertamina atau mitra bengkel resmi, yakni Enduro Motor Service untuk motor and Fastron Auto Service untuk mobil.

3. Untuk mengecek lokasi mitra bengkel Pertamina Lubricants terdekat, konsumen dapat mengunjungi www.pertaminalubricants.com/bengkel.

4. Kemuduian, memastikan kemasan memiliki segel utuh dan tutup yang berpengaman.

5. Menghindari pembelian dari toko yang menawarkan harga jauh dibawah pasaran.

"Berhati-hati dan selalu cermat apabila melakukan pembelian pelumas secara online. Cek validasi toko online, testimoni pembeli sebelumnya, dan tidak tergiur harga yang terlalu murah," sebut Raden.

Baca Juga: Polrestabes Ungkap Puluhan Kg Sabu, Tangkap 5 Pelaku Jaringan Narkoba

Sedangkan Sales Area Manager Retail Sumut-Aceh Pertamina Lubricants, Rendy Wibowo Nugraha mengakui Sumut merupakan salah satu pasar terbesar oli palsu. Pihaknya beberapa kali sudah menemukan produk oli palsu di pasaran. "Kita berharap agar pemilik kendaraan lebih teliti ketika melakukan ganti oli di bengkel," sarannya.

Sementara Manager Corp. Comm & Investor Relations Pertamina Lubricants, Intania Prionggo menegaskan komitmen Pertamina Lubricants dalam menghasilan produk-produk berkualitas. Bahkan, kini produk Pertamina Lubricants sudah mendunia dan dipakai pembalap MotoGP. (dek)

Editor : Redaksi
#oli palsu