SUMUT POS- BTPN Syariah kembali menberikan hadiah berupa ibadah umrah satu pesawat kepada nasabahnya. Kali ini, ada 17 nasabah yang berasal dari Sentra Mawar Hitam di Desa Kota Tengah Kecamatan Dolok Masihul, Serdangbedagai.
Penyerahan hadiah ini dilaksanakan di Kantor Lurah Pekan, Kecamatan Dolok Masihul, Rabu (13/8/2025).
Simsimar, nasabah BTPN Syariah yang mendapat kesempatan berangkat umrah mengatakan rasa syukur karena mendapat kesempatan langka ini.
"Siapapun pasti ingin ke tanah suci, saya juga. Tapi, saya berpikiran dengan penghasilan saya sangat mustahil untuk mewujudkannya," ujarnya dengan senyum haru.
Simsimar mengatakan dirinya mulai menjadi nasabah sejak 8 tahun yang lalu. Saat itu, dirinya ingin mengembangkan usahanya yaitu berdagangan sarapan pagi.
"Kini, saya bukan hanya jual lontong dan nasi gurih, tapi ada juga lauk pauk untuk makan siang," ujarnya.
Menjadi nasabah selama 8 tahun ini bukan perkara mudah. Tetapi karena kelompoknya ditemani oleh Comunity Officer yang profesional membuat dirinya tetap setia dengan BTPN Syariah.
"Adek yang mendapingi kita sangat baik. Dia selalu memberikan semangat agar kita tetap disiplin dalam menabung dan saling membantu. Karena dengan adanya BTPN Syariah kita terbantu mengembangkan usaha kita sendiri," tambahnya.
Camat Dolok Masihul, Elmiyati yang hadir dalam acara pemberian hadiah ini juga turut senang.
Karena dengan program ini, masyarakat yang menjadi nasabah akan fokus untuk mengembangkan dirinya dan usahanya.
"Keterlibatan BTPN Syariah tentu sangat berdampak ya. Dan sebagai pihak pemerintahan, kita mendukung program BTPN Syariah dengan mengajak berkolaborasi, bersinergi," ungkapnya.
Elmiyati juga berharap agar nasabah BTPN Syariah di Kecamatan Dolok Masihul bertambah banyak, sehingga membuat warga akan paham dengan perbankan.
Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala Desa Kota Tengah Kecamatan Dolok Masihul, Misno. Dia berharap, agar 1.200 warga di desanya dapat menjadi nasabah BTPN Syariah. Agar perekonomian masyarakat dapat lebih maju.
"Tambah nasabahnya di desa kami. Bila perlu, semua masyarakat menjadi nasabah BTPN Syariah ya," ungkapnya.
Senada, Lurah Pekan Dolok Masihul Syahruddin Lubis juga mengungkapkan kebanggaannya terhadap warganya yang berangkat umrah.
“Saya merasa sangat bahagia melihat warga saya bisa menggapai impiannya untuk berangkat umrah secara gratis. Ini bukan hanya kebanggaan bagi pribadi yang berangkat, tetapi juga bagi kami semua di desa ini. Saya berharap semakin banyak warga yang mendapatkan pendampingan dan pelayanan dari BTPN Syariah, sehingga ibu-ibu makin berdaya, mampu membantu perekonomian keluarga, bahkan turut menggerakkan ekonomi daerah," ujar Syahruddin.
BTPN Syariah Berharap Kualitas Hidup Nasabah Berkembang
Direktur BTPN Syariah, Dwiyono B. Winantio mengatakan program umrah satu pesawat ini sebagai apresiasi kepada nasabah yang disiplin, hingga bisa meningkatkan perekonomian keluarganya.
"Tujuan utama program ini bukan hanya untuk menambah nasabah. Yang paling penting adalah kualitas nasabah. Bagaimana kehidupannya, kehidupan ekonomi keluarga, dan pertumbuhan sosialnya. Karena, program ini adalah bagaimana membuat nasabah menjadi disiplin, bukan hanya membayar angsuran. Tetapi, bagaimana dia mengembangkan usahanya, hingga bisa membantu perekonomian keluarga," ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Pimpinan Wilayah Sumatera Utara BTPN Syariah Andi Setio mengatakan manajemen melakukan seleksi ketat dalam pemberian hadiah umrah gratis ini. Ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi nasabah, yakni menjadi nasabah BTPN Syariah minimal tiga tahun, selalu membayar angsuran tepat waktu, menginspirasi lingkungan sekitar, dan usahanya tumbuh dari waktu ke waktu.
“Kami ingin memastikan bahwa hadiah umrah ini benar-benar diberikan kepada nasabah yang tidak hanya tumbuh bersama BTPN Syariah, tetapi juga membawa dampak positif bagi sekitarnya. Ini bentuk apresiasi kami atas kedisiplinan, ketekunan, dan semangat nasabah dalam mewujudkan impiannya,” ujar Andi.
Tak hanya seremoni, BTPN Syariah juga memberikan literasi keuangan kepada perempuan ultra mikro di
Desa Kota Tengah. Pasalnya, literasi keuangan penting dilakukan secara rutin agar masyarakat dapat tumbuh secara mandiri dan bijak mengelola keuangan.
Corporate & Marketing Communication Head BTPN Syariah Ainul Yaqin menjelaskan BTPN Syariah merupakan satu-satunya bank syariah yang fokus memberdayakan masyarakat inklusi dengan memberikan akses keuangan, menyediakan layanan perbankan yang tepat sesuai kebutuhan masyarakat, dan juga akses pengetahuan melalui program pemberdayaan yang berguna untuk mengembangkan usaha dan mencapai kehidupan yang lebih berarti.
"Bahwa ujungnya dalam proses bisnis BTPN Syariah adalah membangun perilaku unggul nasabah segmen ultra mikro, yaitu BDKS; Berani Berusaha, Disiplin, Kerja Keras, dan Saling Bantu atau Solidaritas. Solidaritas tersebut akan terbangun menjadi daya tahan yang baik untuk menghadapi apapun kondisi komunitas secara bersama-sama. Dan semangat tersebut tentunya akan semakin tajam dengan meningkatnya kehadiran nasabah di kumpulan. Dengan demikian, hadir di kumpulan adalah sebuah keharusan untuk mendapatkan semua akses yang diberikan oleh BTPN Syariah. Bayangkan bila perilaku unggul ini diterapkan oleh seluruh perempuan, ibu-ibu nasabah, pastinya akan tercipta perempuan-perempuan hebat di pelosok negeri," ungkap Ain, sapaan akrab Ainul Yaqin.
Ia menambahkan bahwa kabar bahagia ini sengaja diberikan sejak awal karena butuh beberapa proses yang harus dilakukan sebelum berangkat umrah, dimana hadiah umrah gratis ini tak lepas dari usaha ibu-ibu nasabah yang sudah bekerja keras dan disiplin hadir dalam kumpulan yang dilakukan setiap dua minggu sekali. “Setelah ibu-ibu duduk bersama di rumah nasabah untuk kumpulan, Insya Allah ibu-ibu juga akan duduk bareng-bareng di depan Ka’bah, beribadah bersama di Tanah Suci,” tutup Ain. (bbs/ram)
Editor : Juli Rambe