Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Dukung Edukasi dan Pelestarian Mangrove, Pertamina EP Pangkalan Susu Serahkan CSR Berupa Guest House

Juli Rambe • Jumat, 28 November 2025 | 19:00 WIB
RESMI: VP Corporate Secretary Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional 1, Eviyanti Rofraida, Field Manager Pertamina EP Pangkalan Susu, Edwin Susanto resmikan guest house di Desa Rawa, Langkat. (Dok: ist)
RESMI: VP Corporate Secretary Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional 1, Eviyanti Rofraida, Field Manager Pertamina EP Pangkalan Susu, Edwin Susanto resmikan guest house di Desa Rawa, Langkat. (Dok: ist)

 

LANGKAT, SUMUT POS- Pertamina EP Pangkalan Susu kembali menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan net zero emission (NTE) dengan menyalurkan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) ke Kelompok Tani Hutan (KTH) Penghijauan Maju Bersama, Rabu (19/11/2025).

KTH ini yang berada di Desa Pasar Rawa, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat melestarikan mangrove sekalian menjadikannya sebagai ekowisata dan eduwisata.

Vice President Corporate Secretary Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional 1, Eviyanti Rofraida, mengatakan PHR Zona 1 sudah bekerja sama dengan KTH Maju Bersama sejak tahun 2022. Para anggota terus berkembang dan memiliki berbagai unit bisnis.

"Untuk program kali ini, kita memberikan bantuan untuk pembangunan guest house. Di mana, mahasiswa atau peneliti yang ingin belajar tentang mangrove dapat tinggal," ujarnya.

Dengan adanya guest house ini, diharapkan para anggota KTH dapat lebih semangat dan aktif dalam mengembangkan bisnisnya. Terutama dalam edukasi mangrove.

Dengan adanya guest house ini, pengunjung yang ingin melakukan penelitian tentang mangrove akan lebih mudah. Dan tentu saja, bisa menjadi ekowisata.

"KTH ini memiliki paket lengkap untuk memenuhi asta cita Preside Prabowo. Selain ketahanan energi, dari lahan mangrove ini anggota KTH membudidayakan ikan, kepiting, udang dan lainnya. Bahkan, mereka juga membuka ekowisata," ungkapnya.

Isi dalam villa juga membuat aman dan betah. Tempat tidur yang empuk dilengkapi dengan AC dan kamar mandi. 

Depan villa akan berhadapan langsung dengan kolam renang, dan dekat dengan pondok bila ingin menikmati pemandangan sekitar hutan mangrove sekaligus makan.

Sedangkan di sisi lainnya, ada musala yang disediakan untuk pengunjung umum.

Field Manager Pertamina EP Pangkalan Susu, Edwin Susanto menambahkan, Pertamina EP Pangkalan Susu memiliki bentang operasi yang sangat luas. Dan 70 persen wilayah operasinya ada di pesisir pantai, atau beririsan dengan hutan mangrove. 

“Kami selalu berkomitmen dengan mitra-mitra kami, baik itu masyarakat yang ada, menjaga kelestarian lingkungan yang ada di sekitar kami. Mudah-mudahan ikhtiar kami, selain untuk target lifting dan produksi nasional tercapai, lingkungan yang ada di sekitar kami juga bisa tumbuh dengan baik,” ujarnya. 

GUEST HOUSE: VP Corporate Secretary Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional 1, Eviyanti Rofraida, saat melihat isi dalam guest house. (Dok: istimewa)
GUEST HOUSE: VP Corporate Secretary Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional 1, Eviyanti Rofraida, saat melihat isi dalam guest house. (Dok: istimewa)

Ketua KTH Penghijauan Maju Bersama, Kasto Wahyudi, menuturkan pihaknya kembali melakukan penanaman mangrove sekitar tahun 2009 ketika kondisi hutan rusak total karena penebangan liar. Kondisi hutan yang membaik berdampak pada kembalinya biota laut yang dimanfaatkan oleh warga. 

KTH Penghijauan Maju Bersama semula mengelola secara swasadaya kawasan hutan seluas 50 hektare. Saat ini mereka diberi izin oleh KPH untuk mengelola 177,8 hektare melalui SK Kemitraan.

Ia menyebut sejak adanya bantuan dari Pertamina membantu pengembangan ekonomi kelompok tani. Bahkan, para istri nelayan ikut membantu perekonomian keluarga dengan memproduksi hasil olahan ikan berlabel Baronang Crispy.

“Dengan adanya bantuan Pertamina, sangat membantu kami. Perekonomian kami yang tadinya agak lambat pertumbuhannya, sekarang menjadi cepat. Tadinya kami pengetahuannya kurang, kami didatangkan nara sumber dari luar, diberikan pelatihan, jadi kami jadi lebih tahu, lebih menambah wawasan, otomatis perekonomian kami bertambah,” ucapnya.

Untuk saat ini, Wahyudi belum menetapkan berapa harga satu malam untuk penyewaan guest house. Dia sedang memikirkan konsep untuk penjualan paket ekowisata.

Selain peresmian guest house, pada kesempatan yang sama juga dilaksanakan 

edukasi pelestarian mangrove untuk siswa SD dan SMP. 

Para siswa juga diajak ke lapangan untuk mengenal jenis- jenis mangrove. Selain itu, para siswa juga mendapat hadiah bagi yang berhasil menjawab. (ram)

 

Editor : Juli Rambe
#Pelestarian Mangrove #Pertamina EP Pangkalan Susu #pertamina ep #mangrove #Pertamina Hulu Rokan Zona 1