JAKARTA, Sumutpos.jawapos.com-Epson kembali menegaskan komitmennya dalam merawat hubungan strategis dengan insan pers melalui gelaran Epson Media Gathering 2025 bertema “United Is Strength, Your Identity” yang berlangsung di Bangkok pada 11–13 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi ruang dialog sekaligus refleksi tentang arah industri teknologi cetak di tengah arus digitalisasi yang semakin cepat.
Dalam forum Focus Group Discussion (FGD), berbagai isu strategis dibahas secara mendalam. Mulai dari percepatan pertumbuhan sektor B2B Epson di Indonesia, meningkatnya tren kepemilikan printer rumahan di kalangan generasi muda, hingga pengaruh regulasi TKDN dan penundaan belanja pemerintah terhadap kebijakan pengadaan perangkat.
Managing Director PT Epson Indonesia, Ng Ngee Khiang, menegaskan bahwa digitalisasi tidak serta-merta menghapus kebutuhan akan perangkat cetak.
“Penggunaan dokumen fisik masih sangat diperlukan untuk aktivitas sekolah, UMKM, dan perkantoran di Indonesia,” ujarnya.
Selama beberapa dekade, Epson dikenal konsisten menghadirkan inovasi berkelanjutan dengan teknologi yang efisien, presisi, dan hemat energi. Upaya ini tidak hanya mendorong kemajuan industri, tetapi juga selaras dengan langkah pemerintah dalam memperkuat basis industri lokal melalui regulasi.
“Dalam merayakan tonggak penting ini, kami tetap berkomitmen menghadirkan solusi berkelanjutan yang memberdayakan berbagai sektor dan membentuk masa depan yang lebih baik,” tambah Khiang.
Di tengah gempuran produk murah dan kompetisi yang semakin ketat, Epson memilih strategi berbeda. Alih-alih terlibat dalam perang harga, perusahaan lebih menitikberatkan pada kualitas, ketahanan produk, serta nilai penggunaan jangka panjang bagi konsumen.
Pendekatan ini juga diterapkan pada lini proyektor yang kini harus bersaing dengan teknologi layar interaktif. Bagi Epson, perangkat visual dan cetak tetap memiliki ceruk pasar yang kuat karena mengikuti pola kebutuhan masyarakat Indonesia yang masih mengandalkan dokumentasi fisik.
Kegiatan ini dihadiri sekitar 42 media dari berbagai daerah, baik nasional maupun lokal. Selain menjadi ruang diskusi, acara juga menjadi bentuk apresiasi bagi media yang dinilai berkontribusi aktif.
Pada malam gala dinner, Riau Pos meraih penghargaan Juara 1 Best Contributor Print Media Category, disusul Batam Pos sebagai juara kedua, dan Radar Cirebon di posisi ketiga.
Manager Marketing Communication & PR PT Epson Indonesia, Nolly Dhanurendra, mengakui bahwa proses penilaian bukan hal mudah karena tingginya kontribusi media yang terlibat.
“Kami cukup kesulitan menentukan tema acara sekaligus menilai kontribusi media karena semuanya sangat kompetitif. Namun demi menjaga kebersamaan dan hubungan jangka panjang, kami berusaha objektif dalam setiap keputusan,” katanya.
Melalui kegiatan ini, Epson berharap dapat terus menerima masukan konstruktif dari media sebagai mitra strategis. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu menjaga keberlangsungan bisnis sekaligus memperkuat peran industri teknologi cetak dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.(ari/han)
Editor : Johan Panjaitan