MEDAN – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Utara (Sumut) mengambil langkah strategis untuk memperluas jejaring ekonomi internasional. Kadin Sumut secara resmi menjalin kerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri Belarus Cabang Mogilev guna memperkuat hubungan perdagangan, investasi, dan pengembangan sektor strategis antara kedua belah pihak.
Kerja sama internasional yang diinisiasi oleh Kadin Indonesia ini disambut baik oleh Ketua Kadin Sumut, Firsal Dida Mutyara. Ia memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi ini. Kerja sama ini merupakan upaya Kadin Sumut untuk memperluas akses pasar bagi komoditas unggulan daerah sekaligus menarik investasi yang dapat meningkatkan nilai tambah produk-produk Sumut.
"Kami menyambut baik dan memberikan respons positif terhadap kerja sama yang telah terjalin ini atas prakarsa Kadin Indonesia. Kami berharap kolaborasi ini dapat membuka peluang yang lebih besar bagi pelaku usaha di Sumatera Utara untuk menembus pasar internasional, sekaligus memperkuat hubungan ekonomi antara Indonesia dan Belarus," ujar pria yang akrab disapa Dida tersebut, Selasa (30/6/2026).
Baca Juga: Inovasi Unik: Onderdil Motor Disulap Jadi Mesin Kopi Espresso
Melalui kemitraan ini, kedua pihak sepakat untuk mendorong kolaborasi di berbagai sektor modern dan tradisional. Mulai dari teknologi digital, energi berkelanjutan, pangan, hingga pengembangan industri hilir berbasis komoditas unggulan Sumatera Utara. Beberapa komoditas yang menjadi fokus utama dalam kerja sama ini meliputi: Industri hilir kelapa sawit beserta produk turunannya, karet, kopi, dan kakao, produk oleokimia dan perikanan, produk kayu, furnitur, dan biomassa, infrastruktur, mekanisasi pertanian dan pupuk.
Dida menegaskan bahwa posisi geografis Sumatera Utara yang strategis di gerbang barat Indonesia akan dimanfaatkan sebagai daya tarik bagi investor Belarus.
‘’Sumatera Utara memiliki posisi yang sangat strategis sebagai gerbang perdagangan di kawasan barat Indonesia. Karena itu, kami ingin kerja sama ini tidak hanya memberikan manfaat bagi pelaku usaha di Sumatera Utara, tetapi juga menjadi jembatan bagi investor dan pelaku usaha Belarus untuk mengembangkan bisnisnya di kawasan ASEAN maupun kawasan IMT-GT (Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle)," jelasnya.
Baca Juga: Ibnu Jamil dan Sheryl Sheinafia Jalani Debut di AirAsia HYROX Jakarta 2026
Untuk memastikan hubungan dagang ini berjalan secara konkret, Kadin Sumut dan Belarus sepakat memfasilitasi para pelaku usaha lewat berbagai agenda, seperti misi dagang, business matching, pameran, hingga seminar. Bahkan, kedua organisasi berencana membentuk Business Hub sebagai pusat promosi produk strategis baik secara fisik maupun digital.
Sebagai langkah konkret pasca-penandatanganan kerjasama, kedua belah pihak akan segera membentuk Joint Working Group (JWG). Tim khusus ini bertugas menyusun rencana aksi, memantau jalannya implementasi di lapangan, serta melakukan evaluasi berkala melalui rapat tinjauan tahunan. Perjanjian kerja sama strategis ini dijadwalkan berlaku selama tiga tahun ke depan dengan opsi perpanjangan otomatis. (sih)
Editor : Redaksi