MEDAN - Indomilk FnB Solutions, lini bisnis PT Indolakto (anak perusahaan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk), terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pertumbuhan industri makanan dan minuman (F&B) di Indonesia.
Komitmen itu diwujudkan melalui penyelenggaraan Indomilk Bakepreneur Roadshow bertajuk "The Art of Curated Bite-Sized Pastries x Coffee Pairing" di JW Marriott Hotel Medan pada Kamis (23/7/2026).
Program edukasi dan pengembangan bisnis ini dirancang untuk membantu chef, baker, pelaku hotel, kafe, serta usaha kuliner dalam mengeksplorasi inovasi menu yang sesuai dengan perubahan preferensi konsumen sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis.
Roadshow ini sebelumnya telah digelar di Bandung, Bali, dan Semarang, sebelum akhirnya hadir di Medan sebagai kota keempat. Selanjutnya, kegiatan serupa akan berlanjut di Surabaya.
Baca Juga: Nathalie Holscher Menikah, Sule Didoakan Segera Menyusul
Di tengah tantangan kenaikan harga bahan baku, pelaku industri F&B dituntut menjaga profitabilitas tanpa mengurangi kualitas produk. Salah satu peluang yang dinilai menjanjikan adalah tren konsumsi kopi yang terus tumbuh.
Berdasarkan survei Jakpat 2025, sebanyak 46 persen masyarakat Indonesia merupakan konsumen kopi harian. Aktivitas minum kopi kini tidak hanya menjadi kebiasaan, tetapi juga bagian dari gaya hidup dan penunjang produktivitas.
General Manager Cold Chain PT Indolakto, Adryan Widodo, mengatakan sinergi antara sajian makanan berkualitas dan budaya minum kopi merupakan peluang besar bagi pelaku usaha.
"Melalui roadshow di lima kota ini, Indomilk FnB Solutions ingin mendampingi pelaku F&B mengoptimalkan momentum tersebut secara komersial melalui strategi coffee pairing dan kreasi bite-sized pastry yang aplikatif," ujarnya.
Baca Juga: BNI Tegaskan Hormati Proses Hukum Perkara Koperasi Swadharma, Utamakan Kepastian Tanggung Renteng
Dorong Kreativitas dan Efisiensi
Guest Pastry Chef Kim Pangestu menilai tantangan terbesar industri kuliner saat ini adalah menjaga bisnis tetap sehat di tengah melonjaknya harga bahan baku.
Menurutnya, pelaku usaha harus mampu menjadi game changer dengan menghadirkan diferensiasi menu sekaligus mengoptimalkan efisiensi biaya melalui penggunaan bahan baku lokal berkualitas.
"Kualitas karya kuliner ditentukan oleh teknik pengolahan yang tepat. Industri dalam negeri mampu menghasilkan kreasi kelas dunia dengan biaya produksi yang lebih rasional melalui optimalisasi produk lokal," kata Chef Kim.
Pada roadshow di Medan, Chef Kim memperkenalkan berbagai kreasi pastry, seperti Lemon Raspberry Madeleine, Orange Cacao Spice Bread, Chocolate Sablé Cookie Caramel, dan Jaje Roll.
Selain itu, ia juga menghadirkan menu bernuansa lokal, seperti Gluten-Free Moringa Financier, Quiche Soto Ayam, serta Kiamboy Éclair, yang dipadukan dengan racikan kopi dari sejumlah roastery dan kedai kopi terkemuka di Medan.
Kolaborasi dengan JW Marriott Medan
Executive Chef JW Marriott Hotel Medan, Bayu Sanubari, turut menghadirkan dua menu spesial, yakni Rolling Prawn yang dipadukan dengan saus telur asin, mangga asam manis, dan tobiko, serta Catch of The Day berbahan ikan segar hasil tangkapan nelayan Belawan dengan saus nanas lokal, kacang mete, dan cabai hijau.
Bayu menyebut kolaborasi ini menjadi kesempatan untuk menghadirkan cita rasa lokal dalam standar penyajian hotel berbintang.
"Dua appetizer yang kami hadirkan menjadi tantangan sekaligus pengalaman menyenangkan. Australian Butter Multi Purpose Butter membantu menghasilkan tekstur saus yang lebih creamy dan harmonis sehingga setiap elemen rasa menyatu dengan baik," ujarnya.
Sementara Trade Marketing Food Service Manager PT Indolakto, Prita Utami Maheswari, menegaskan bahwa Indomilk FnB Solutions tidak hanya berperan sebagai penyedia bahan baku, tetapi juga sebagai mitra bisnis yang menawarkan solusi menyeluruh bagi industri pastry, bakery, hingga Horeka.
Menurut Prita, produk seperti Australian Butter Baking, Indomilk Good Milk UHT, dan Indomilk Susu Bubuk Full Cream menjadi solusi untuk menjaga stabilitas adonan, konsistensi rasa premium, sekaligus meningkatkan efisiensi biaya produksi.
Selain itu, Australian Butter Baking Unsalted menghasilkan aroma dan cita rasa butter yang kaya, sementara Indomilk Good Milk Fresh Milk, Good Milk UHT, serta Susu Bubuk Full Cream mampu menjaga kelembutan adonan sekaligus menghasilkan minuman kopi dengan tekstur creamy dan rasa yang seimbang.
Dengan pengalaman lebih dari 50 tahun serta dukungan jaringan distribusi nasional untuk produk kering, dingin, hingga beku, Indomilk FnB Solutions kini menghadirkan tujuh kategori produk dairy, meliputi butter, fresh milk, susu UHT, susu bubuk, susu evaporasi, susu kental manis, dan es krim. Seluruh produk telah bersertifikat halal dan memenuhi standar keamanan pangan internasional.
"Kami mengajak para bakepreneur, barista, dan pelaku usaha F&B untuk terus mengeksplorasi inspirasi menu global bercita rasa lokal, sekaligus memperkuat kolaborasi dan inovasi guna meningkatkan daya saing industri F&B Indonesia," tutup Prita. (rel/tri)
Editor : Redaksi