MEDAN -PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) melalui layanan BSI Prioritas terus memperkuat posisinya di industri sharia wealth management dengan mengedukasi nasabah High Net-Worth Individuals (HNWI) di Medan untuk mengoptimalkan investasi emas sebagai instrumen pelestari kekayaan jangka panjang.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan eksklusif Sahabat Till Jannah bertema "Preserving Value For A Lasting Legacy" yang digelar di Hotel Santika Premiere Medan, Sabtu (25/7/2026).
Acara menghadirkan Ustaz Hilman Fauzi serta Islamic Ecosystem Manager BSI, Andy Oki, yang membahas aspek syariah dan strategi pengelolaan kekayaan melalui investasi emas.
Baca Juga: Dituding Peras Napi Rp280 Juta, KPR Rutan Sidikalang Bantah Keras: Tuduhan Tidak Berdasar
Regional Chief Executive Officer (RCEO) BSI Region II Medan, Taufan Anshari, mengatakan emas kini telah berkembang menjadi aset strategis yang relevan bagi investor modern, tidak lagi sekadar berfungsi sebagai instrumen lindung nilai (safe haven).
"Dalam beberapa tahun terakhir, emas semakin menegaskan posisinya. Bukan sekadar instrumen lindung nilai, tetapi telah menjadi bagian penting dari strategi pengelolaan kekayaan yang komprehensif," ujar Taufan.
Menurut Taufan, ketahanan nilai dan potensi kenaikan harga emas di tengah fluktuasi ekonomi menjadikan logam mulia sebagai salah satu komponen penting dalam portofolio investasi jangka panjang.
Baca Juga: Wali Kota Tebing Tinggi Tinjau SMP Negeri 9 yang Terbakar, Pastikan Aktivitas Belajar Tetap Berjalan
"Melalui pengelolaan yang tepat, emas dapat menjadi kunci bagi nasabah dalam mencapai kemandirian finansial sekaligus mewariskan kekayaan secara berkelanjutan kepada generasi penerus," katanya.
Untuk mendukung kebutuhan nasabah prioritas, BSI telah membangun ekosistem emas syariah dan layanan bullion banking yang terintegrasi. Melalui SuperApp Byond by BSI, nasabah dapat berinvestasi emas dalam bentuk fisik maupun digital secara mudah, aman, transparan, dan sesuai prinsip syariah.
Ekosistem tersebut mencakup berbagai layanan, mulai dari perdagangan emas, Tabungan E-Mas, Cicil Emas BSI, Gadai Emas BSI, hingga BSI Gold. Bisnis emas kini menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan perseroan sekaligus mendukung program hilirisasi emas nasional.
Baca Juga: DLH Binjai Perkuat Pembinaan Pengelolaan Limbah Dapur MBG, Pastikan IPAL Sesuai Standar
Hingga semester I 2026, BSI telah dipercaya mengelola dana lebih dari 70.000 nasabah BSI Prioritas. Sementara itu, jumlah nasabah BSI secara nasional telah melampaui 24 juta orang, mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan perbankan syariah yang ditawarkan.
Selain produk emas, BSI Prioritas juga menyediakan beragam instrumen investasi syariah lainnya, seperti Reksa Dana Syariah, Sukuk, dan Bancassurance. Layanan tersebut dilengkapi berbagai fasilitas beyond banking, antara lain konsultasi waris serta layanan Hajj & Umrah Concierge.
"Melalui inisiatif Sahabat Till Jannah ini, kami berharap dapat terus mempererat hubungan dengan nasabah BSI Prioritas. Ini juga menjadi wujud komitmen kami untuk mengukuhkan posisi BSI sebagai bank emas terdepan serta sahabat finansial, sosial, dan spiritual pilihan masyarakat Indonesia," tandas Taufan. (rel/tri)
Editor : Redaksi