451 Perusahaan Ramaikan IEE Series Energy Week 2026, Energi hingga Data Center Jadi Sorotan

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 21:51 WIB
Seremoni Pembukaan Rangkaian Pameran IEE Series - Energy Week 2026 oleh perwakilan asosiasi PJCI, perwakilan exhibitor, dan Lia Indriasari selaku Country General Manager Pamerindo Indonesia di JIExpo Kemayoran, Jakarta (2/9/2029). (Ari Suwandi/Sumut Pos)
Seremoni Pembukaan Rangkaian Pameran IEE Series - Energy Week 2026 oleh perwakilan asosiasi PJCI, perwakilan exhibitor, dan Lia Indriasari selaku Country General Manager Pamerindo Indonesia di JIExpo Kemayoran, Jakarta (2/9/2029). (Ari Suwandi/Sumut Pos)

 

JAKARTA, Sumutpos.jawapos.com-Sebanyak 451 perusahaan dari 28 negara ambil bagian dalam IEE Series – Energy Week 2026 yang digelar pada 2–5 September 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Pameran ini mempertemukan pelaku industri energi, baterai, dan infrastruktur digital dalam satu rangkaian kegiatan.

Dengan luas area pameran lebih dari 20.000 meter persegi, Energy Week 2026 menghadirkan Electric & Power Indonesia, The Battery Show Indonesia, dan Data Center Asia–Indonesia. Rangkaian acara juga dilengkapi 21 sesi seminar yang menghadirkan 73 thought leaders serta dukungan 12 asosiasi industri.

Penyelenggaraan tersebut menjadi respons terhadap meningkatnya kebutuhan infrastruktur energi dan digital. Dalam RUPTL 2025–2034, Indonesia menargetkan tambahan 69,5 GW kapasitas pembangkit listrik, termasuk 42,6 GW energi terbarukan dan 10,3 GW sistem penyimpanan energi. Sementara kapasitas data center Indonesia mencapai sekitar 370 MW pada 2025.

Baca Juga: Keluarga Winda Lorenza Gowasa Bantah Damai, Tuntut Kapolda Sumut Otopsi Ulang

Deputy Event Director Pamerindo Indonesia, Maxmilaan Bruinier, mengatakan Energy Week di Jakarta menjadi ruang untuk memperluas konektivitas industri.

“Capaian di Surabaya menunjukkan kuatnya kebutuhan industri terhadap platform yang dapat mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dan membuka ruang kolaborasi lintas sektor. Melalui IEE Series - Energy Week di Jakarta, kami memperluas konektivitas tersebut dengan mempertemukan sektor ketenagalistrikan, penyimpanan energi, dan infrastruktur digital dalam satu ekosistem. Kami berharap pertemuan ini dapat mendorong pertukaran pengetahuan dan solusi yang membantu industri meningkatkan efisiensi, memperkuat kapabilitas, dan menciptakan nilai yang lebih besar dalam jangka panjang,” ujar Maxmilaan.

Peluang tersebut turut dirasakan RMA Indonesia yang memperkenalkan solusi pembangkit listrik untuk sejumlah sektor, termasuk bangunan, perhotelan, resort, hingga data center. Development and Technical Support Manager RMA Indonesia, Rio Harison Saragih, menilai fokus pengunjung di Energy Week memudahkan perusahaan memetakan calon pelanggan.

Baca Juga: DPRD Sumut Minta Pengganti Kepala BGN Regional Sumbagut Lebih Tegas Awasi Program MBG

“Sekarang lebih spesifik dan target pengunjung pun jelas, animo yang datang memang khusus untuk energi. Pada hari pertama ini telah pengunjung kami mengerucut kepada energi, genset, cable-wire dan lain-lain, jadi kita lebih enak untuk memetakan potensi customer kita. Karena sekarang kami juga bergabung di Energy Week, buat kami lebih baik karena bisa menyasar tidak hanya pasar di IEE Series Engineering Week, tetapi bisa menggapai juga segmen di energi. Kolaborasi berbagai sektor di satu rangkaian pameran seperti IEE Series ini menguntungkan untuk perluasan dan kolaborasi industri yang kami libati,” ujarnya.

Selain pameran, rangkaian Energy Week juga mencakup Electric & Power Indonesia ke-24 dan IndoEBTKE ConEx ke-12. Kegiatan tersebut menjadi wadah untuk mempertemukan pemerintah, industri, penyedia teknologi, dan akademisi dalam mendukung pengembangan kelistrikan serta transisi energi di Indonesia. (rel/han)

Editor : Johan Panjaitan
energi week data center iee perusahaan