Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Rebutan Jaga Beko, PS Hajar Anggota Koramil, Bukkk...!!!

Admin-1 Sumut Pos • Sabtu, 12 Maret 2016 | 14:17 WIB
Photo
Photo
Foto: Hulman/PM
Korban Serma Herman Naipospos (kiri) yang dihajar Amin Harahap (kanan), gara-gara rebutan jaga beko.

BATANGKUIS, SUMUTPOS.CO – Apes nian nasib Serma Herman Naipospos. Anggota Koramil 16/Tanjung Morawa babak belur dihajar Amin Harahap Cs karena persoalan beko.


Peristiwa itu terjadi di sebuah warung kopi (warkop) milik warga Dusun V, Desa Baru, Batang Kuis, Deli Serdang, Kamis (10/9) sekira pukul 19.15 WIB. Peristiwa itu berawal saat Serma Herman nongkrong di warung tersebut.


Tiba-tiba, Amin bersama temannya Azwar Fahmi Ritonga (41) dan Japantun MH Samosir (32) mendatangi warung itu.  "Kami PS (Pemuda Setempat) di sini! Kami mau jaga beko!” hardik Amin.


Beko tersebut diketahui digunakan untuk pembangunan Jalan Batangkuis-Lubuk Pakam.


Mendengar Amin bernada kasar, Serma Herman coba menjawab sopan. Tapi Amin justru memukul meja yang berada di sebelah tempat duduk Serma Herman.


Lalu Amin mendatangi prajurit TNI itu. "Bukkk!!!" Bogem mentah dari tangan kanan Amin pun bersarang di wajah Serma Herman.


Keributan pun terjadi. Namun berhasil dilerai oleh rekan-rekan korban. Amin kemudian pergi ke luar warung, lalu kembali duduk ke dalam warung.


Tak lama, teman Amin berjumlah 3 orang mendatangi warung kopi. Ketiganya, Syahwan, Begang Zali dan Ahmad alias Rawi. Kemudian Amin Cs mengambil batu, kayu broti  (ukuran 2x3 meter) dan bambu (pengaman pinggir jalan yang dicor semen).


Melihat itu, darah militer Serma Herman naik. Dia keluar dan langsung dikeroyok oleh Amin Cs. Akibatnya, kepala korban pecah, bahu kanan memar, siku tangan kiri robek, pergelangan tangan kiri memar, wajah bagian kiri memar, wajah kiri dekat bibir robek dan jari tengah kanan robek.


Puas mengeroyok korban, Amin Cs meninggalkan korban begitu saja. Sedangkan Serma Herman langsung menghubungi Batuud Koramil 05/BK, Serma R Ginting. Serma R Ginting kemudian menjemput korban lalu melaporkan kejadian itu kepada Danramil 16/TJ

Saat itu juga, Danramil 16/TJ memerintahkan agar dilakukan visum terhadap korban. Sekira 20.00 WIB, korban dihantar Serma R. Ginting untuk visum di Klinik Sahabat, Batangkuis Pekan.




Sejam kemudian Danramil 16/TJ beserta anggotanya tiba di Polsek Batang Kuis. Sekira pukul 22.00 Dan Unit Kodim 0201/BS beserta angggota Unit Intel Kodim 0201/BS tiba di Polsek Batang Kuis.


Melalui Danunit Intel Kodim 0201/BS, Dandim 0201/BS, Kol Inf Maulana Ridwan memerintahkan agar segera menangkap pelaku malam itu juga. Sekira pukul 23.00 WIB tim gabungan dari anggota Koramil 05/BK, Koramil 16-TJ, Unit Intel Dim 0204/DS, Unit Intel Dim 0201/BS melaksanakan pencarian dan penggeledahan di rumah masing-masing pelaku pengeroyokan.


Akhirnya Amin, salah seorang dari lima pelaku ditangkap Polsek Batang Kuis di Desa Baru, Batang Kuis, Jumat (11/3) sekira pukul 01.00 WIB.


Menghindari hal yang tidak diinginkan, Amin diboyong ke Polres untuk diperiksa lebih lanjut. Hingga berita ini diturunkan, Tim Unit Intel Kodim 0201/BS dipimpin Kapten Inf Prima bekerja sama dengan Koramil Batang Kuis, Kodim 0204/DS dan Unit Intel Kodim 0204/DS masih memburu pelaku.


Terpisah, Kapolsek Batang Kuis, AKP Horas Saragih membenarkan seorang dari lima pelaku telah diserahkan ke Polres Deliserdang.


Danramil Tanjung Morawa, Mayor (Inf) Robert Sinaga membenarkan jika korban bertugas di Koramil Tanjung Morawa. “Korban jalan-jalan ke warung kopi untuk menjumpai temannya,” sebut Robert saat dihubungi via selular.(man/ala) Editor : Admin-1 Sumut Pos
#sumut #batangkuis #Koramil dihajar PS