Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Otak Pelaku Pembobol ATM Punya Keahlian Menerawang

Admin-1 Sumut Pos • Selasa, 29 Agustus 2017 | 11:00 WIB
Photo
Photo
Photo
Photo
Ilustrasi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Poldasu kembali menangkap pelaku sindikat pencurian dengan kekerasan antar provinsi. Kali ini, setidaknya dua tersangka berhasil dibekuk masing-masing R alias Simatupang dan J alias Metal. Keduanya punya keahlian dalam membobol mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM).


Ditemui di Rumah Sakit Bhayangkara, Senin (28/8), kedua pelaku meringis menahan perih lantaran dua peluru bersarang di kaki kanan dan kiri mereka. Simatupang dan Metal tergeletak di ruangan ICU guna mendapat perawatan medis. Ya, polisi memberikan tindakan tegar terukur ke kedua kaki para tersangka karena berusaha kabur.


Keduanya ditangkap tim gabungan Jahtanras Polda Sumut dengan Polda Kepulauan Riau di Batam, Minggu (27/8) kemarin. Simatupang dan Metal merupakan dua dari 10 kawanan perampokan mesin ATM antar provinsi yang sudah melakukan aksinya sejak 2013 lalu.


“Pelaku ini merupakan kawanan perampokan mesin ATM yang beraksi antar provinsi. Keduanya kami amankan bersama Polda Kepulauan Riau di Batam,” kata Kasubdit III Jahtanras Dit Reskrimum Polda Sumut, AKBP Faisal Napitupulu di depan Rumah Sakit Bhayangkara, kemarin.


Menariknya, kata Faisal, dalam aksinya sindikat ini membuat perencanaan yang apik. Bahkan, otak pelaku yang lebih dulu dibekuk, Siregar Botak, katanya malah memiliki kemapuan menerawang, ilmu perdukunan.


“Siregar Botak punya keahlian menerawang. Jadi ada orang daerah yang bertugas memantau kemudian diundang teman-temannya dan merencanakan perampokan,” ungkap Faisal.


Sangkin pongahnya, sindikat ini tak pernah tertangkap. Menurut Faisal, dari rekaman Close Circuit Television (CCTV) tatkala beraksi di Tanjungbalai, pelaku yang barusan diamankan ini menantang petugas dengan berkali-kali memandangi CCTV di seputaran ATM.


“Ditantang pelakunya saat di Tebingtinggi. Saya rasa arogan karena sejak beraksi sejak 2013 belum juga ditangkap,” jelasnya.


Dari pengungkapan kasus ini, kebanyakan pelaku menggunakan hasil perampokannya dengan berpesta pora. “Uangnya habis untuk foya-foya saja. Untuk yang sebelumnya mereka investasikan ke pertambangan salah satunya Tambang Emas di Batangtoru,” pungkasnya.

Penangkapan pelaku ini berdasarkan tindak lanjut dari aksi perampokan mesin ATM Bank BRI Syariah yang terjadi di Jln Sudirman, Tebingtinggi, Senin (16/6) lalu. Saat itu, para pelaku mengambil mesin ATM dan membawanya kabur dengan menggunakan mobil. Total kerugian mencapai Rp100 juta.


Berdasarkan laporan manajemen bank, personel Jahtanras Polda Sumut lantas melakukan penyelidikan. Hasilnya, petugas berhasil mengantongi identitas para pelaku. Tepatnya, Kamis tanggal 17 Agustus 2017 sekira pukul 23.30 Wib, petugas mendapat informasi bahwa pelaku Tindak Pidana Curas ATM BANK BRI di Tebingtinggi yang bernama Tunggul H Sihombing, berada di Desa Panombeaian, Pabe, Simalungun.


Menerima informasi tersebut, tim langsung melakukan pengejaran dan berhasil meringkus pelaku Tunggul. Namun, tersangka sempat mencoba melarikan diri saat mengetahui kedatangan petugas. Petugas pun terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur, tersangka ditembak tepat di betis kanan dan kirinya.


Dari tangan tersangka, petugas menyita barang bukti berupa 1 (satu) unit sepeda motor Matic Yamaha Mio, 1 ( satu) Buah jaket warna merah, 1 ( satu) celana Jean warna biru , Baju kaos berkerah warna coklat abu abu dan 1 (satu) sandal kulit yang pakaian digunakan tersangka saat melakukan aksi kejahatannya.


Berdasar hasil interogasi yang dilakukan pihak kepolisian menerangkan bahwa tersangka dan kompoltannya telah melakukan pembobolan ATM di beberapa TKP dan kota di antaranya, Batam, Nagoya, tahun 2013. PT Indako dealer Honda Jalan SM Raja, tahun 2014.


Lalu ATM Bank Muamalat Padangbulan, tahun 2014. Koperasi CU Mandiri. Di Kaltim, Showroom Honda (brankas) tahun 2015. Lalu Tebingtinggi, sasarannya Koperasi CU, pada bulan Juni 2017. Kendari, showroom motor, Mei 2016. Bulukumba, gudang rokok, pada Februari 2017. Terakhir, Polewalimandar, Koperasi Berkah pada 18 Agustus 2017. (dvs/yaa) Editor : Admin-1 Sumut Pos
#bobol atm #poldasu #pembobol ATM antar provinsi