MEDAN, SUMUTPOS.CO - Seorang ibu rumah tangga (IRT), Sukarni (40) menjadi korban kejahatan jalanan. Lantaran videonya viral di media sosial, warga Dusun XVIII, Jalan SMP Negeri 2, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, dijenguk Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan.
Gidion menjenguk korban di rumah sakit Bethesda di Jalan Binjai, Deliserdang di dampingi Kapolsek Sunggal, Kompol Bambang G Hutabarat, pada Selasa (21/1).
"Kami berempati kepada korban tindak pidana yang adalah kaum rentan, ini menjadi energi positif kami untuk mengungkap dan menangkap pelakunya serta memproses hukum semaksimal mungkin," ujar Gidion.
Dia juga mengembalikan handphone milik korban yang dijambret pelaku. Selain itu, dia juga memberikan tali asih kepada korban sebagai bentuk nyata kepedulian polisi, terhadap kelompok rentan yang menjadi korban kejahatan.
Dijelaskan, saat itu korban Sukarni dijambret seorang pria saat pulang dari Pasar Kampung Lalang. Tas berisi uang, handphone dan emas raib dibawa kabur pelaku.
"Korban Sukarni sempat mengejar pelaku namun tak berhasil menangkapnya karena ia terjatuh dari sepeda motor yang dikendarainya," terangnya.
Selanjutnya dalam kondisi luka-luka, Sukarni dibawa ke RS Bethesda, Jalan Binjai KM 10 Gang Sama, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang untuk dilakukan pengobatan.
Sementara personel Reskrim Polsek Sunggal yang menerima laporan kejadian itu langsung melakukan penyelidikan terhadap pelaku. Tak butuh waktu lama, polisi berhasil mengidentifikasi pelaku lalu menangkapnya.
Dalam penangkapan itu, personel Reskrim Polsek Sunggal terpaksa menembak kaki pelaku Doni Harianto karena berusaha melakukan perlawanan.
"Tersangka DH ini mengaku sudah 10 kali melakukan aksi jambret di wilayah Sunggal dan Helvetia," pungkasnya. (man/han)
Editor : Redaksi