Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Temuan Mesin Judi Rusak di SDN Bahorok Langkat Picu Dugaan Aktivitas Judi Marak

Johan Panjaitan • Minggu, 24 Agustus 2025 | 13:55 WIB
Potongan video aktivitas judi tembak ikan di Bahorok, Langkat, dari sumber wartawan. (Istimewa/Sumut Pos)
Potongan video aktivitas judi tembak ikan di Bahorok, Langkat, dari sumber wartawan. (Istimewa/Sumut Pos)

STABAT, Sumutpos.jawapos.com–Penemuan sejumlah mesin judi dalam kondisi rusak di lingkungan SD Negeri 050655 Desa Lau Damak, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, yang tidak difungsikan lagi itu memunculkan dugaan kuat bahwa aktivitas perjudian di wilayah tersebut masih tumbuh subur. Bahkan temuan itupun mengejutkan warga dan memicu keresahan masyarakat.

Seorang warga yang enggan disebutkan identitasnya menyampaikan kekhawatirannya kepada wartawan, menyebut bahwa perjudian, terutama jenis tembak ikan, marak beroperasi di beberapa titik di Kecamatan Bahorok. Warga juga menyertakan video dokumentasi yang memperlihatkan kegiatan judi di sebuah bangunan semi permanen.

“Kami resah dengan aktivitas judi di Bahorok. Tolong segera ditindaklanjuti,” ujarnya kepada wartawan, akhir pekan kemarin.

Dalam video yang dibagikan, tampak sejumlah orang memainkan mesin tembak ikan di sebuah ruangan dari bahan tepas. Warga menyebut, ada beberapa lokasi serupa di Bahorok yang masih aktif.

“Di Simpang Pulo Rambung ada satu mesin, tapi selalu ramai,” ungkap sumber.

Warga menduga, mesin-mesin tersebut dimiliki oleh seseorang berinisial P, dan kerap menjadi pusat kerumunan pemain.

Menanggapi temuan ini, wartawan telah mencoba mengonfirmasi kepada Kanit Pidum Polres Langkat, Iptu Herman Sinaga, namun belum mendapat respons hingga berita ini ditulis.

Sementara itu, Kapolsek Bahorok, AKP Tunggul Situmeang, memberikan jawaban normatif.

“Terima kasih informasinya,” ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (24/8/2025).

“Sepengetahuan kami, di wilayah hukum Polsek Bahorok, masih termonitor belum ada aktivitas perjudian. Namun, akan saya sampaikan kepada Kanit Reskrim untuk menyelidiki hal tersebut,” tambahnya.

Masyarakat mendesak aparat penegak hukum segera menindaklanjuti informasi ini demi menciptakan ketertiban dan kenyamanan warga.

“Kami tidak ingin Bahorok dikenal sebagai sarang judi. Ini wilayah pendidikan, bukan tempat aktivitas ilegal,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.(ted/han)

Editor : Johan Panjaitan
#masyarakat #Resah #Tembak Ikan