Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Bripda Natanael Tewas di Rusun Polda Kepri, Satu Senior Jadi Tersangka

Johan Panjaitan • Rabu, 15 April 2026 | 09:00 WIB
ilustrasi: Penganiayaan dan pengeroyokan. (INT)
ilustrasi: Penganiayaan dan pengeroyokan. (INT)

 

BATAM, Sumutpos.jawapos.com-Kasus kematian Bripda Natanael Simanungkalit di lingkungan Polda Kepulauan Riau memicu gelombang kehebohan di internal kepolisian. Dugaan adanya penganiayaan oleh sesama anggota membuat peristiwa ini menjadi sorotan tajam publik.

Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Kepri mengonfirmasi bahwa dalam insiden yang terjadi di salah satu kamar rusunawa anggota pada Senin malam (13/4/2026), terdapat dua korban. Bripda Natanael dinyatakan meninggal dunia, sementara satu korban lainnya, Bripda CB, selamat namun masih menjalani pemeriksaan intensif.

Kabid Propam Polda Kepri, Kombes Eddwi Kurniayanto, menyebut pihaknya langsung bergerak cepat setelah kejadian terungkap.

“Atas nama Kapolda Kepri, kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga korban,” ujarnya, Selasa (14/4/2026).

Baca Juga: Diisukan Dekat dengan Arya Saloka, Paula Verhoeven Hanya Tertawa

Namun di balik duka tersebut, fakta awal penyelidikan justru membuka dugaan mengejutkan: terjadi kekerasan yang melibatkan senior terhadap junior di lingkungan satuan.

Dari hasil pemeriksaan sementara, sedikitnya delapan saksi telah dimintai keterangan. Polda Kepri juga telah menetapkan satu tersangka, yakni Bripda AS, yang juga merupakan senior korban.

“Benar, satu orang sudah kami tetapkan sebagai tersangka. Namun penyelidikan masih terus berjalan dan tidak menutup kemungkinan adanya pelaku lain,” ungkap Eddwi.

Peristiwa ini diduga berawal dari persoalan kedisiplinan, yakni ketidakhadiran korban dalam tugas kurve. Namun penyelidikan tidak berhenti di situ. Polisi juga menelusuri dugaan adanya tekanan lain di balik kejadian tersebut.

Informasi yang berkembang di lapangan menyebutkan adanya kemungkinan motif lain, termasuk dugaan permintaan uang dari senior kepada junior. Hal ini kini menjadi fokus pendalaman penyidik.

“Semua informasi akan kami dalami, termasuk keterangan dari pihak keluarga korban,” tegasnya.

Baca Juga: Iran Sebar Pasukan Elite Takavaran di Sekeliling Teluk Persia untuk Hadapi AS

Sementara itu, Bripda CB yang menjadi korban selamat disebut berada dalam kondisi stabil dan telah menjalani visum. Ia kini menjadi saksi kunci untuk mengungkap rangkaian peristiwa yang terjadi di dalam rusun tersebut.

Di sisi lain, suasana di lokasi kejadian tampak dijaga ketat. Area rusunawa anggota disterilkan dan akses dibatasi ketat oleh aparat.

“Jangan masuk ke atas, area steril,” ujar salah satu petugas di lokasi.(jpg/han)

Editor : Johan Panjaitan
#penganiayaan #rusunawa #polda kepri