SUMUTPOS.CO- Film horor 'Jalan Pulang' terus menarik perhatian masyarakat. Film yang sedang tauang di bioskop sejak 19 Juni 2025 ini sudah ditonton 1 juta penonton.
Di balik suksesnya film ini, siapa sangka bahwa dalam proses pembuatannya ternyata melibatkan salah satu penulis naskah skenario yang masih cukup muda.
Penulis skenario film ini merupakan pemuda usia 21 tahun asal Kota Binjai, Sumatra Utara, Mhd Arjunanta, atau yang akrab dipanggil Arjuna.
Ia menggandeng sutradara yang juga masih cukup baru di dunia perfilman. Ia berkolaborasi dengan Jeropoint yang terkenal dengan kisah-kisah horornya di akun X (dulu Twitter).
Film 'Jalan Pulang' ini merupakan debut kedua dari film yang disutradarai oleh Jeropoint setelah film pertamanya 'Di Ambang Kematian.'
Bahkan, inisiatif kolaborasi yang dilakukan Arjuna dengan Jeropoint dalam film 'Jalan Pulang' pun berawal dari ranah online, tepatnya di Twitter/X.
Melihat Jeropoint memiliki platform yang relevan dan audiens yang tepat untuk pembahasan sinema, Arjuna mengambil inisiatif untuk menghubungi mereka.
"Saya melihat kesempatan strategis di Twitter/X untuk berbagi wawasan tentang proses kreatif di balik Jalan Pulang," katanya, Minggu (29/6).
"Komunikasi awal kami terjalin sepenuhnya secara daring, dari mulai direct message hingga obrolan lebih lanjut," imbuhnya.
Meskipun proses penulisan naskah dilakukan dari jarak jauh, Arjuna mengaku pembagian peran profesional dalam pembuatan film ini dilakukan dengan baik.
"Kontribusi saya sebagai penulis skenario diberikan secara maksimal dari jauh, selaras dengan pemanfaatan kolaborasi online yang kini semakin lazim dan efisien,' ucapnya.
Ketidakhadiran Arjuna di lokasi syuting tak mengurangi keterlibatan dirinya dalam proses kreatif dan suksesnya film ini.
Pembagian peran profesional yang jelas dari tim produksi memungkinkan setiap individu berkontribusi secara optimal di tahapan yang paling relevan.
Ini adalah cerminan dari adaptasi terhadap cara kerja modern dan efisien dalam industri kreatif.
Menurut Arjuna, minat penonton film horor di Indonesia memang sangat tinggi. Ini adalah genre yang punya pangsa pasar besar dan cenderung stabil.
Ia menyebut bahwa ada beberapa faktor yang membuat film horor begitu diminati. Yakni karena masyarakat Indonesia sangat akrab dengan cerita-cerita mistis, legenda, dan kepercayaan akan hal gaib.
Film Jalan Pulang sendiri merupakan film yang menceritakan tentang perjuangan seorang ibu, Lastini (diperankan oleh Luna Maya) yang berupaya menyembukan anaknya yang sakit karena gangguan kekuatan gaib.
Lastini harus menyembuhkan putrinya, Arum (diperankan oleh Saskia Chadwick), sebelum hari ulang tahunnya di tahun kabisat, dengan waktu yang singkat menuju jalan pulang.
Film ini dibintangi oleh Luna Maya, Shareefa Daanish, Taskya Namya, hingga seniman Sujiwo Tejo. (jpc/ram)
Editor : Juli Rambe