Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Tissa Biani di Film Assalamualaikum Baitullah: Sosok Tulus yang Tak Dipilih, Tapi Tetap Ikhlas

Johan Panjaitan • Senin, 4 Agustus 2025 | 09:40 WIB
Tissa Biani, memerankan sebagai Amel di filmAssalamualaikum Baitullah.
Tissa Biani, memerankan sebagai Amel di filmAssalamualaikum Baitullah.

Sumutpos.jawapos.com-Film Assalamualaikum Baitullah resmi tayang di bioskop mulai 17 Juli 2025, membawa kisah yang menyentuh hati tentang cinta, kehilangan, dan keikhlasan. Dalam film garapan sutradara Hadrah Daeng Ratu ini, aktris muda Tissa Biani memerankan sosok Amel, seorang influencer Islami yang dikenal santun, baik hati, dan penuh keikhlasan.

Namun di balik wajah lembut dan senyum tulus Amel, tersimpan luka mendalam. Perempuan yang hidupnya tampak sempurna itu harus menerima kenyataan pahit: menjadi pilihan kedua dalam sebuah perjodohan dengan pria yang diam-diam ia cintai, Barra (diperankan Arbani Yasiz).

“Saya sempat terdiam lama saat membaca naskahnya. Rasanya relate banget dengan perempuan-perempuan di luar sana yang pernah merasa tidak cukup hanya karena tidak dipilih,” ujar Tissa Biani dalam keterangannya kepada media.

Amel bukan sekadar tokoh fiksi—ia adalah representasi nyata dari banyak perempuan masa kini. Mereka yang telah memberikan segalanya, namun tak menjadi pilihan utama. Mereka yang tulus mencinta, namun harus mundur dengan hati remuk. Dalam diam, Amel memilih untuk pasrah, menerima takdir dengan lapang, dan tetap percaya bahwa keputusan Allah adalah yang terbaik.

Performa Tissa Biani dalam membawakan karakter Amel dinilai memikat. Ia berhasil menyampaikan rasa sakit, keteguhan, dan harapan hanya lewat ekspresi, gesture, dan dialog yang minim tapi menyentuh.

Meski film ini berpusat pada kisah Amira (diperankan Michelle Ziudith)—seorang perempuan yang hidupnya runtuh karena dikhianati dan kehilangan, lalu memulai perjalanan spiritual ke Tanah Suci—kehadiran Amel menjadi kejutan emosional dalam narasi.

Amel adalah sosok yang senantiasa hadir di dekat Amira. Ia mungkin tidak banyak bicara, tapi justru di situlah kekuatannya: perempuan dengan luka besar yang disimpan rapat-rapat, dan tetap memilih untuk memberi tanpa berharap kembali.

“Film ini bukan sekadar drama rumah tangga, tapi juga sebuah cermin bagi banyak perempuan. Film mengajak kita bertanya: ketika tak dipilih oleh manusia, masihkah kita percaya bahwa pilihan Tuhan adalah yang terbaik?” tambah Tissa.

Assalamualaikum Baitullah bukan hanya menawarkan drama keluarga atau romansa yang klise. Film ini memadukan nilai-nilai spiritual, luka batin, dan pencarian jati diri dalam balutan narasi yang menyentuh dan sinematografi yang mendalam. Hadrah Daeng Ratu sebagai sutradara kembali membuktikan kekuatannya dalam menghadirkan cerita perempuan yang kuat, rapuh, dan nyata.(jpg/han)

Editor : Johan Panjaitan
#influencer #pilihan #baitullah #Keikhlasan #perjodohan #tulus #film