Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Suara di Balik Karakter Ikonik Itu Kini Telah Pergi: Jejak dan Warisan Salman Borneo

Redaksi • Kamis, 16 April 2026 | 20:00 WIB
Salman Borneo, pengisi suara di balik sejumlah karakter animasi populer. (Instagram @cretivox)
Salman Borneo, pengisi suara di balik sejumlah karakter animasi populer. (Instagram @cretivox)

 

sumutpos.jawapos.com - Dunia hiburan Indonesia kembali kehilangan salah satu sosok penting yang selama ini bekerja di balik layar, namun suaranya begitu lekat di ingatan publik. Salman Borneo, pengisi suara di balik sejumlah karakter animasi populer, meninggal dunia pada Rabu, 15 April 2026, dini hari.

Melansir Instagram @cretivox, Kamis (16/4/2026), kabar duka ini pertama kali mencuat melalui komunitas penggemar dan pelaku industri dubbing. Informasi yang beredar menyebutkan, pria yang memiliki nama asli Salman Pranata itu mengembuskan napas terakhir pada pukul 02.21 WIB. Ia kemudian dimakamkan di kampung halamannya di Subang, Jawa Barat, pada hari yang sama.

Hingga kini, penyebab meninggalnya belum diumumkan secara resmi. Namun kepergiannya langsung meninggalkan gelombang duka, tak hanya di kalangan rekan seprofesi, tetapi juga para penonton yang tumbuh bersama karakter-karakter yang ia hidupkan.

Baca Juga: Duka Mendalam Keluarga PMI Asal Medan, Meninggal di Korsel Hak Tak Kunjung Jelas

Nama Salman Borneo mungkin tidak selalu tampil di layar, tetapi suaranya hadir dalam banyak kenangan masa kecil masyarakat Indonesia. Ia dikenal luas sebagai pengisi suara karakter Plankton dalam SpongeBob SquarePants, serta karakter Giant dalam Doraemon.

Namun kontribusinya tidak berhenti di sana. Salman juga terlibat dalam berbagai proyek animasi dan film, mengisi suara karakter di Detective Conan, My Hero Academia, hingga Avatar: The Last Airbender.

Kariernya di dunia dubbing telah dimulai sejak era 2000-an, ketika industri ini belum sebesar sekarang. Ia termasuk generasi awal yang membantu menjembatani tayangan luar negeri agar lebih dekat dengan penonton Indonesia melalui bahasa dan nuansa lokal.

Baca Juga: Kadis Kominfo Tebingtinggi Terjerat OTT Polda Sumut

Perjalanan Salman Borneo tidak langsung dimulai dari studio rekaman. Ia terlebih dahulu aktif menulis naskah drama audio sebelum akhirnya terjun ke dunia pengisi suara. Seiring berkembangnya televisi swasta dan kebutuhan dubbing, ia menemukan ruang untuk menyalurkan bakatnya.

Ia dikenal memiliki karakter suara yang fleksibel, mampu menghadirkan sosok antagonis yang licik seperti Plankton, hingga karakter keras namun emosional seperti Giant. Kemampuan itu membuatnya dipercaya mengisi berbagai peran lintas genre dan generasi.

Kepergian Salman Borneo tidak hanya menjadi kehilangan bagi industri kreatif, tetapi juga bagi publik luas yang selama ini menikmati karyanya tanpa selalu mengetahui sosok di balik suara tersebut.

Baca Juga: Doa dan Haru Iringi Tepung Tawar CJH Personel Polres Labuhanbatu

Di media sosial, linimasa dipenuhi ungkapan kehilangan. Banyak warganet menyadari bahwa suara yang selama ini mereka dengar sejak kecil ternyata berasal dari sosok yang sama.

Seorang pengguna di platform X menulis,
“Plankton sama Giant itu suaranya ternyata satu orang… dan sekarang orangnya sudah nggak ada. Terima kasih sudah menemani masa kecil kami.”

Komentar lain datang dari akun Instagram komunitas pecinta animasi yang menuliskan,
“Suara khas yang nggak tergantikan. Setiap dengar Plankton, pasti kebayang gaya bicaranya. Rest in peace, legend.”

Tak sedikit pula yang baru menyadari besarnya peran pengisi suara dalam membentuk pengalaman menonton mereka selama ini.

Pada usia sekitar 46 tahun, Salman Borneo meninggalkan jejak panjang dalam dunia dubbing Indonesia. Warisannya tidak berbentuk wajah di layar, melainkan suara yang terus hidup dalam setiap karakter yang pernah ia isi.

Baca Juga: Gerebek Markas Sabu di Barumun, Polisi Ringkus Diduga Pengedar Besar dengan Barang Bukti Lebih 70 Gram

Di balik riuhnya industri hiburan visual, kepergian ini menjadi pengingat bahwa ada sosok-sosok tak terlihat yang membangun kedekatan emosional antara penonton dan cerita.(lin)

Editor : Redaksi
#Salman Borneo #Pengisi Suara #Dubbing Indonesia #Sponge Bob #kabar duka