Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Tangis di Balik Tuduhan: Bunga Zainal Pilih Diam demi Sang Ayah

Redaksi • Senin, 20 April 2026 | 19:40 WIB
Bunga Zainal (instagram @bungazainal05)
Bunga Zainal (instagram @bungazainal05)

 

sumutpos.jawapos.com - Sorot kamera ponsel itu merekam sesuatu yang lebih dari sekadar klarifikasi. Di balik layar siaran langsung TikTok, air mata Bunga Zainal pecah membawa kisah yang tak hanya soal tudingan “pelit”, tetapi juga tentang dilema seorang anak yang berhadapan dengan keluarganya sendiri.

Melansir Instagram @lambegosiip, Senin (20/4/2026), nama Bunga belakangan ramai diperbincangkan setelah ia dituding oleh keluarganya sebagai sosok yang tak peduli, bahkan disebut pelit hingga menikah tanpa wali. Tuduhan itu bergulir liar di ruang publik, memperkeruh konflik yang sebelumnya tertutup rapat.

Namun dalam siaran langsung pada 19 April 2026, Bunga akhirnya buka suara. Dengan suara bergetar, ia menegaskan bahwa selama ini memilih diam bukan tanpa alasan. Ada satu hal yang ia jaga: kondisi kesehatan sang ayah.

Baca Juga: Polda Sumut Ringkus Dua Sindikat Pengedar Narkoba di Langkat

“Aku yang bawa bapakku berobat, aku yang urus semuanya,” ungkapnya, menahan tangis. Ia bahkan menyebut pernah membawa sang ayah ke Kuala Lumpur untuk pemeriksaan medis, termasuk pemindaian lanjutan.

Di tengah derasnya opini publik, Bunga mengaku sebenarnya ingin membantah semua tudingan dari ibu dan saudara kandungnya. Namun, posisi sebagai anak membuatnya memilih langkah berbeda, menahan diri.

Baginya, konflik terbuka justru berisiko memperburuk kondisi ayah yang tengah sakit. Ia khawatir tekanan emosional bisa berdampak fatal.

“Kalau sampai ribut, kondisi bapak bisa drop,” tuturnya lirih.

Baca Juga: Mantan Kabid Perkebunan Madina Didakwa Korupsi Dana PSR Rp1,9 Miliar

Pilihan untuk diam itu, di satu sisi, membuatnya tampak bersalah di mata publik. Ia mengaku terpojok, bahkan siap menerima cap negatif demi meredam konflik yang lebih besar.

“Biar saja aku jadi yang disalahkan,” katanya, pasrah.

Yang paling menyakitkan bagi Bunga bukan hanya tudingan tersebut, tetapi bagaimana kondisi ayahnya turut diseret ke ruang publik. Ia menilai kesehatan sang ayah seharusnya tidak menjadi konsumsi media sosial.

“Tidak perlu diposting, tidak perlu dikasihani orang,” tegasnya.

Di titik ini, konflik keluarga berubah menjadi tontonan massal, sebuah fenomena yang kerap terjadi di era digital, ketika batas antara ranah privat dan publik semakin kabur.

Baca Juga: Rugikan Negara Rp2,57 M, Tersangka Faktur Pajak Diserahkan ke Kejari Medan

Di kolom komentar berbagai unggahan ulang siaran langsungnya, reaksi publik terbelah. Sebagian netizen menunjukkan empati terhadap pilihan Bunga yang mengutamakan sang ayah.

“Kalau benar dia yang selama ini urus bapaknya, ya wajar dia capek. Nggak semua harus diumbar,” tulis seorang pengguna.

“Ada hal yang memang nggak bisa dijelaskan ke publik. Semoga masalah keluarganya cepat selesai,” komentar lainnya.

Namun tak sedikit pula yang tetap mempertanyakan sikap diam tersebut.

Baca Juga: Kericuhan KA KAMMI, 1 Personel Satpol PP Sumut Terluka, Aset Pemprov Aman

“Kalau memang nggak salah, kenapa harus diam terus? Klarifikasi itu penting,” tulis netizen lain.

“Apa pun alasannya, keluarga jangan sampai ribut di publik begini,” timpal pengguna berbeda.

Di antara simpati dan kritik, satu hal yang mencuat adalah kesadaran bahwa konflik keluarga memiliki lapisan yang tak selalu terlihat di permukaan.(lin)

Editor : Redaksi
#Berita Artis #Viral Hari Ini #Kisah Keluarga #bunga zainal #selebriti indonesia