Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Janji Konser K-Pop Menggema dari Seoul, Diplomasi Budaya Prabowo Bidik Generasi Muda

Redaksi • Jumat, 24 April 2026 | 17:59 WIB
Nyoman Ayu Carmenita, idol muda asal Indonesia yang berkarier di industri K-pop bersama grup Hearts2Hearts bertemu dengan  Prabowo. (Instagram @carmen.h2h)
Nyoman Ayu Carmenita, idol muda asal Indonesia yang berkarier di industri K-pop bersama grup Hearts2Hearts bertemu dengan  Prabowo. (Instagram @carmen.h2h)

 

sumutpos.jawapos.com — Riuh gelombang budaya populer Korea Selatan tampaknya akan semakin deras mengalir ke Indonesia. Presiden Prabowo Subianto disebut berencana memperbanyak gelaran konser K-pop di Tanah Air, sebuah langkah yang lahir dari rangkaian diplomasi luar negeri di Seoul, Korea Selatan.

Gagasan itu bukan sekadar wacana hiburan. Di baliknya, terselip strategi memperkuat ekonomi kreatif sekaligus merawat kedekatan budaya dengan generasi muda Indonesia yang kian akrab dengan fenomena Hallyu.

Melansir Instagram @pandemictalks, Jumat (24/4/2026), Menteri Luar Negeri Sugiono mengungkapkan, rencana tersebut muncul dalam pembicaraan selama kunjungan kenegaraan pada April 2026. Pemerintah melihat tingginya antusiasme publik terhadap K-pop sebagai peluang konkret.

Baca Juga: Leg 1 Gold Final, JPE Menang Lawan Phonska Plus

Langkah ini memperlihatkan bagaimana diplomasi tidak lagi berhenti pada kesepakatan politik dan ekonomi. Dalam kunjungan tersebut, Indonesia juga mengamankan komitmen kerja sama bisnis bernilai ratusan triliun rupiah melalui berbagai nota kesepahaman dengan pelaku usaha Korea Selatan.

Namun di sela agenda formal, ada momen yang mencuri perhatian: pertemuan Prabowo dengan Nyoman Ayu Carmenita, idol muda asal Indonesia yang berkarier di industri K-pop bersama grup Hearts2Hearts.

Carmen menjadi simbol baru talenta Indonesia yang berhasil menembus industri hiburan global di bawah naungan SM Entertainment. Pertemuan itu bahkan diabadikan dengan pose “finger heart”, gestur khas K-pop yang kini lintas budaya.

Baca Juga: Tragedi di Laut Belawan, ABK Jatuh dari Palka Kapal

Rencana pemerintah tidak berhenti pada peningkatan jumlah konser semata. Distribusi lokasi juga menjadi perhatian. Selama ini, konser K-pop kerap terpusat di Jakarta. Ke depan, peluang akan diperluas ke berbagai kota besar lain.

Langkah ini dinilai dapat menggerakkan ekonomi lokal mulai dari sektor pariwisata, perhotelan, hingga UMKM yang biasanya ikut terdongkrak saat konser besar digelar.

Di ruang digital, wacana ini langsung memantik beragam respons. Sebagian menyambutnya sebagai kabar menggembirakan, terutama bagi komunitas penggemar K-pop yang selama ini harus berburu tiket dalam persaingan ketat.

“Kalau konsernya diperbanyak, semoga harga tiket bisa lebih masuk akal. Selama ini war tiket selalu chaos,” tulis salah satu pengguna di platform X.

Baca Juga: 1.079 CJH Sumut Telah Bertolak ke Tanah Suci

Komentar lain datang dari akun Instagram yang menilai kebijakan ini bisa berdampak luas. “Bukan cuma hiburan, ini juga bisa bantu ekonomi daerah kalau konsernya digelar di luar Jakarta,” tulis seorang netizen.

Namun tidak sedikit pula yang mengkritisi prioritas kebijakan tersebut. Sebagian mempertanyakan relevansinya di tengah isu ekonomi dan kebutuhan dasar masyarakat.

“Konser penting, tapi jangan sampai kebutuhan pokok masyarakat malah terabaikan,” tulis netizen lain, mencerminkan suara skeptis yang juga mengemuka.

Di tengah pro dan kontra, ada pula yang melihat langkah ini sebagai strategi jangka panjang. “Ini bagian dari soft diplomacy. Korea bisa besar lewat budaya, Indonesia mungkin sedang belajar,” komentar akun lainnya.

Baca Juga: Kasus Malaria di Sumut Meningkat

Pemerintah menegaskan bahwa setiap agenda luar negeri dirancang agar memberi dampak nyata bagi masyarakat. Dalam konteks ini, konser K-pop bukan sekadar hiburan, melainkan pintu masuk bagi pertumbuhan ekonomi kreatif dan penguatan hubungan budaya.

Di tengah arus globalisasi, musik menjadi medium yang melampaui batas negara. Dari panggung konser hingga layar ponsel, diplomasi kini hadir dalam bentuk yang lebih dekat dan lebih personal bagi generasi masa kini.(lin)

Editor : Redaksi
#Konser K-Pop #KPop Indonesia #Diplomasi Budaya #ekonomi kreatif #prabowo subianto