SUMUT POS - Kisah inspirasi seorang pengusaha keripik Paria alias pare asal Jember yang meraih omset puluhan juta rupiah perbulan dari usaha keripik.
Gara gara trampil mengolah paria menjadi keripik ibu rumah tangga bernama Nurjannah meraih sukses besar.
Karena unik dan jarang ditekuni maka usaha keripik ini pun sangat laris dan kini menjadi salah satu oleh-oleh dari Jember.
Sayur Paria mudah ditemukan di pasar. Biasanya dijual di pasar sekitar Rp6ribu perkilo. Karena bahan baku yang mudah didapat maka keripik pare ini bisa menjadi salah satu ide bisnis yang bisa ditekuni.
Sayur paria itu sangat mudah tumbuh di negara tropis seperti Indonesia. Ditanam dibawah pohon pun gampang hidup, ia akan menjalar dan menumpang hidup dan berbuah di tempat mana yang dijalarinya.
Melihat mudahnya tumbuh dan banyak tersedia di pasar, coba olah paria ini jadi keripik. Nilai jualnya pun semakin naik.
Keripik paria memang belum begitu populer, tidak seperti keripik pisang atau sukun.
Padahal keripik ini juga tidak kalah lezat. Dengan masih langkanya orang menjual keripik paria, berarti potensi pasar yang bisa diambil juga masih besar.
Keripik pare ini juga tahan lama, maka risiko pengusutan pun tidak terlalu. Hal ini menjadi salah satu alasan keripik ini berpotensi dijadikan ide usaha.
Sebuah blog youtube terkenal @Thehasanvideo yang diunggah pada 10 april 2009 dan sudah ditonton 100 ribu kali ini bisa menjadi inspirasi dan rujukan bagi Anda yang ingin mencoba membuat keripik paria.
Bahan-bahan yang dibutuhan adalah:
2 kilo paria segar, cuci bersih. Potong bulat paria, buang isi didalamnya dengan sendok. Potong paria dengan menggunakan pisau tajam dengan bentuk bulat dengan ketebalan 2,5 mm.
jika terlalu tebal maka keripik nanti akan garing di luar dan keras di dalam.
Tambahkan 1 sendok garam kasar aduk rata. Lalu tambahkan air secukupnya,agar paria bisa terenam semua.
Rendam setengah jam paria agar getah hilang. peras paria, bilas dengan air bersih.
agar kadar garam hilang, bilas hingga 2 kali. jika sudah bersih, siapkan panci, rebus air hingga mendidih, matikan api, masukkan paria. aduk dan diamkan selama 5 menit, jangan lama rebus agar warna hijau dan tidak lembek. tiriskan paria.
merendam paria pada air mendidih untuk menghilangkan rasa pahit. agar terlihat hijau, paria dibilas lagi dengan air dingin.
Bilas sebanyak 2 hingga 3 kali paria hingga dingin. dibilasan terakhir peras hingga kuat, tiriskan.
Bahan adonan
siapkan bahan tepung
300 gram tepung beras
150 gram tepung tapioka
100 gram tepung terigu, agar empuk dan renyah
bumbu yagn dihaluskan
5-7 siung bawang putih
1 sedk ketumbar
1 butir kemiri
garam kasar, uleg semua bumbu hingga halus. Masukkan dan tambahkan satu saset royko atau kaldu jamur, lada bubuk, kunyit dan daun jeruk
Iris tipis daun jeruk.
Masukkan bumbu ke dalam tepung yang sudah disediakan, campur dan berikan air. Ceplokkan satu butir telur.
Hasan video membuat keripik paria ini dalam dua cara yang berbeda. Satu adonan menggunakan telur, dan satu adonan menggunakan santan.
Saat membuat adonan, ia lebih kental dibanding adonan peyek.
panaskan minyak goreng, masukkan paria dalam adonan tepung. Goreng dengan minyak panas. goreng satu-satu dan langsung diaduk agar paria tidak saling lengket.
Ketika warna paria sudah berubah menjadi kuning keemasan, ketika gelembung berkurang, minyak sudah tenang, berarti keripik sudah matang. angkat dan tiriskan.
goreng sisa paria hingga habis. Jika ingin keripik yang renyah bisa dioven sebentar 15-20, untuk kurangi minyak. saat dingin kemas rapat-rapat. Dalam kondisi seperti ini keripik paria bisa awer hingga 2 bulan. (sit)
Editor : Redaksi