Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Cara Menanam Labu Air Yang Hemat Biaya dan Hemat Tenaga, Dengan Memanfaatkan Tembok

Redaksi • Selasa, 5 Agustus 2025 | 18:00 WIB
Tanaman labu air. (YouTube Teo Garden).
Tanaman labu air. (YouTube Teo Garden).

 

SUMUTPOS - Bertani labu air itu sangat mudah, biji yang dibuang begitu saja bisa hidup.

Hanya saja masalahnya labu air membutuhkan tempat yang lebih leluasa untuk merambat. Untuk itu menanam labu membutuhkan lahan yang luas.

Tapi ada cara yang jarang dipikirkan orang, bahkan dengan cara ini lingkungan perkotaan yang dikelilingi oleh tembok batu tetap memungkinkan bertani labu.

Tanpa repot merawat dalam tempo 2 bulan, tanaman labu air yang dijalarkan ke tembok akan berbuah lebat. Trik ini bisa juga berlaku untuk sejenis tanaman labu atau tanaman menjalar.

Dilansir dari Youtube Teo Garden beginilah cara sukses menanam labu air dalam pot.

Langkah pertama adalah persiapkan benih labu air. Agar nantinya labu tumbuh subur maka pilih bibit yang bermutu baik.

Untuk hasil yang baik rendam benih labu air dalam pupuk cair selama 6 hingga 8 jam.

Siapkan media tanam polybag yang telah diisi tanah berhumus. Masukkan benih ke dalam polybag. Ini adalah lokasi pembibitan pertama. Siram dengan air.

Siapkan wadah sterofoam yang tak terpakai, isi tanah hingga separuh dari wadah.

Pindahkan bibit labu air yang telah tumbuh berdaun dua. Tanam ke dalam media sterofoam.

Dalam satu kotak sterofoam bisa menanam dua bibit tanaman. Setelah 15 hari labu air telah memiliki 4 daun.

Usia labu air 25 hari sudah tanaman mulai memanjang dan menjalar. Siapkan kayu penyangga.

40 hari labu air semakin merambat tinggi. Hubungkan tali ke tembok

2 Bulan labu air semakin merambat memenuhi dinding tembok dan telah tumbuh putih labu.

Biarkan tanaman labu air terus merambat, awasi agar terus merambat ke tembok dan tidak jatuh ke tanah.

Bunga labu air semakin banyak. Buah labu air yang mirip kendi ini juga semakin lebat.

Setelah 3 bulan buah semakin banyak dan berdaun lebat. Buah labu air telah siap dipanen.

Cara merawat labu air

Pada dasarnya sangat mudah merawat labu air. Bahkan saat musim hujan tanaman labu air ini tidak perlu dilakukan penyiraman.

Pada tanah tertentu labu bisa tumbuh tanpa pemupukan, namun dalam media pot kamu bisa memupuk dengan pupuk organik dari limbah rumah tangga.

Labu air terkadang bisa juga diserang hama, jika hal ini terjadi labu bisa disemprot Insektisida dan Akarisida, namun dalam dosis yang tidak berlebihan.

Labu air bisa panen pada usia 2 sampai 3 bulan. Panen labu air bisa dilakukan dengan memetik langsung, bisa juga menggunakan alat seperti pisau tau gunting. Selamat mencoba! (sit)

Editor : Redaksi
#labu #tembok #Menanam #hemat