SUMUTPOS.JAWAPOS.COM - Biasanya menanam semangka membutuhkan ladang luas, nyatanya semangka juga bisa ditanam di balik tembok.
Bahkan memanfaatkan tembok sebagai para-para tanaman semangka, hingga mudah menjalar.
Semangka adalah tumbuhan menjalar. Maka semangka membutuhkan tempat menjalar untuk tumbuh kembangnya. Maka jalaran semangka bisa diarahkan ke atas tembok.
Berbekal media pot yang telah diisi tanah, kemudian menyemai biji semangka, maka tanaman semangka pun akan tumbuh dan berkembang.
Sebuah inovasi menanam di lahan sempit dari kanal Youtube Oky Channel menjadi inspirasi bahwa menanam semangka bisa dilakukan bahkan di lahan yang sangat sempit.
Bahkan dengan menjalarkan ke atas tembok menghasilkan tanaman semangka yang berbuah lebat.
Media tanam memanfaatkan galon air bekas. Selengkapnya inilah langkah-langkah penanaman semangka di dalam galon bekas
Langkah pertama siapkan wadah palstik bekas. Potong lubang tanam dan lobang drainase.
Masukkan tanah humus yang dicampur dengan sekam. 3 bagian tanah satu bagian sekam. Taburkan jamur secara merata agar tumbuh.
Semai bibit dalam tempat yang berbeda. Bisa gunakan gelas plastik. Saat benih dipindahkan ke pot plastik bekas yang besar masukkan dua tanaman.
Untuk mencukupi nutrisi tanah perlu menyeimbangkan tanaman. Usai ditanam gunakan kertas untuk menutupi tanah agar tidak tumbuh gulma.
Siapkan botol, beri lubang kecil pada tutup dan pada sisi samping botol. Isikan air. Taruh botol plastik berisi air pada sisi tanaman, agar air mengalir secara perlahan ke semangka.
Dengan cara ini tidak perlu tiap hari menyiram tanaman semangka. Selagi tanaman semangka sudah tumbuh mulai menjalar, siapkan tempat menjalarnya.
Seminggu kemudian Tempelkan kayu di atas tepatnya dia atas pohon semangka. Saat tanaman semangka telah berdaun 10 daun.
Tempelkan kayu pada dinding untuk membuat rangka pohon. Ikat tali pada bagian botol plastik dan sematkan hingga ke atas kayu sebagai kerangka tempat menjalarnya tanaman semangka.
Saat tanaman semangka telah berdaun sepuluh, tambahkan pupuk tanaman karena tanaman semangka semakin membutuhkan banyak nutrisi.
Dua minggu kemudian tanaman semangka makin menjalar. Arahkan tanaman menjalar pada tali yang telah disediakan. 3 Minggu kemudian tanaman semangka mulai berbunga.
Saat tanaman emangka mulai berbuah lakukan penekanan pada pucuk, lakukan penyerbukan dengan memetik bunga jantan kemudian letakkan ujung benang sari dengan mematahkan kelopak.
Satu bunga jantan dapat menghasilkan banyak bunga betina. Setelah penyerbukan berhasil bunga betina akan layu dan berbuah.
Setelah tanaman semangka berbuah pangkas beberapa cabang yang menjalar agar tanaman bisa berfokus pada buah.
6 minggu kemudian telah mulai muncul buah semangka. 7 minggu kemudian persiapkan tali yang lebih kuat karena buah semangka bisa mencapai 2 hingga 3 kilo per buah.
Gunakan jala untuk menahan buah semangka tidak jatuh. 9 minggu kemudian buah semangka telah siap dipanen.
Kunci sukses tanaman semangka ini adalah menggunakan cara penyerbukan bunga jantan agar bunga betina semakin banyak hingga menghasilkan buah semangka yang lebat.
Semangka dapat tumbuh baik di dataran rendah maupun dataran tinggi berkisar 0-1000 mdpl.
Tanah untuk menanam semangka harus kaya unsur hara dengan pH netral sekitar 5-7. Jika tanah terlalu asam, Anda bisa menetralkan dengan penambahan kapur doloit dengan takaran 1 ton/hektar lahan.
Setelah kadar asam pas lakukan penggemburan tanah. Jangan lupa campurkan dengan sedikit pupuk kompos atau pupuk kandang. Lalu diamkan tanah selama beberapa minggu sebelum tanam.
Kemudian, lakukan pemasukan media tanam dengan ukuran menyesuaikan. Masukan tanah hingga penuh dengan hati-hati tanpa merusak pot atau polybag.
Sebelum menyemai benih perlu dilakukan pemilihan bibit untuk mendapatkan bibit unggul agar panen buah semangka nantinya sehat dan banyak.
Benih atau biji dipilih berdasarkan keinginan Anda, misalnya varietas semangka tanpa biji.
Anda dapat langsung membeli biji di toko pertanian. Ciri biji yang baik adalah berwarna hitam atau kecoklatan, mengkilat, tidak terserang hama, dan berbentuk normal.
Setelah menemukan pilihan, segera rendam biji dengan fungisida selama kurang lebih 24 jam. Hal ini bertujuan agar terhindar dari serangan hama dan penyakit.
Proses penanaman
Setelah beberapa hari biji akan berkecambah. Setelah media tanam dan bibit siap, selanjutnya adalah menanam tanaman semangka.
Penanaman dilakukan dengan membuat lubang tanam 2-3 cm lalu masukan 2-3 benih semangka.
Lakukan penimbunan benih dengan sisa tanah yang dibuat untuk pengelolaan media tanam. Dan lakukan penyiraman hingga lembab.
Saat tanaman semangka telah berumur 4 minggu telah menunjukkan kehidupan.
Ada beberapa tahapan pemeliharaan tanaman semangka antara lain penyulaman, penyiraman, penyiangan, pemupukan, serta pengendalian hama dan penyakit.
Penyulaman dilakukan setelah seminggu tanam, gunanya untuk menggantikan tanaman yang sudah mati dengan benih baru.
Penyiraman dilakukan 2 kali sehari karena semangka suka daerah lembab. Namun jangan sampai terlalu berlebihan air.
Penyiangan dilakukan dengan membersihkan gulma di sekitar tanaman semangka. Untuk mencukupi nutrisi tambahkan pupuk kandang, urea, TSP dan lainnya sesuai takaran.
Sedangkan untuk pengendalian hama dilakukan dengan penyemprotan fungisida atau insektisida. Tergantung jenis serangan yang dihadapi tanaman semangka.
Tapi penanaman semangka dalam pot jarang terjadi hama jika dirawat dari awal sedemikian rupa.
Panen Semangka
Tanaman semangka yang sudah tumbuh tinggi sebaiknya dipindahkan pada wadah yang lebih besar dan diberi penyangga sebagai pendukung tumbuhnya yang merambat.
Tanaman semangka yang sudah tumbuh tinggi sebaiknya dipindahkan pada wadah yang lebih besar dan diberi penyangga sebagai pendukung tumbuhnya yang merambat.
Panen adalah tahap terakhir dari proses menanam semangka. Ada baiknya jika panen dilakukan pada pagi hari saat kondisi tanaman masih segar.
Caranya, potong tangkai buah dengan pisau atau gunting potong dan sisakan tangkai kurang lebih 3-5 cm dari pangkal buah.
Selanjutnya tempatkan buah semangka ditempat sejuk, usahakan tidak ditumpuk. Waktu panen sendiri ditemui perbedaan kriteria antar petani daerah satu dengan daerah lain.
Hal tersebut karena petani menyesuaikan permintaan pasar. Namun pada umumnya semangka dapat dipanen setelah 2-3 bulan tanam.
Buah semangka yang siap panen memiliki ciri-ciri buah membesar, warna mengkilap, tangkai daun sudah mulai layu, serta buah berbunyi berat saat ditepuk.
Untuk perawatan tanaman semangka, bersihkan gulma yang ada di sela tempat tumbuh tanaman semangka.
Buang daun daun semangka yang telah mengering. Jangan lupa untuk memberi penyangga yang kuat karena ketika berbuah pohon semangka semakin berat. (sit)
Editor : Redaksi