Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Resep Jamu Penguat Imun Pada Ayam Saat Musim Hujan Tiba, Begini Bahan dan Cara Meracik

Redaksi • Jumat, 15 Agustus 2025 | 21:15 WIB
Ilustrasi ayam sehat (pixabay.com).
Ilustrasi ayam sehat (pixabay.com).

SUMUTPOS.JAWAPOS.COM - Tidak hanya manusia, ayam juga bisa mengkonsumsi jamu sebagai penguat imun untuk mengatasi berbagai macam penyakit yang rawan terjadi saat musim hujan.

Musim hujan adalah masa rawan ayam terpapar penyakit, untuk itu agar ayam tetap sehat perlunya diberikan suplemen vitamin tambahan.

Selain dari pakan yang biasanya unggas khususnya ayam juga membutuhkan makanan tambahan untuk menguatkan imun tubuh, apalagi dimusim penghujan.

Tidak harus beli di luar, jamu atau suplemen vitamin ayam bisa diracik sendiri, nama populernya jamu tolak bala.

Bagi para peternak jamu tolak bala sebagai vitamin ayam ini sudah sangat populer.

Jamu ini diracik dari tanaman herbal, serupa juga dengan jamu yang diminum manusia.

Selain pakan ternak berupa konsentrat yang mengandung protein dan vitamin, ayam juga bisa diberikan jamu digunakan untuk suplemen.

Manfaat dari Pakan jamu ini dapat mengobti beberapa penyakit seperti berak ijo, berak putih, dan pilek.

Untuk mengoptimalkan mutu pakan selain diberikan dalam bentuk minuman dapat juga berupa fermentasi pakan tambahan.

Manfaat penggunaan fermentasi pakan tambahan adalah mengurangi bau tengik yang berasal dari dedak padi yang sudah lama.

Dengan pakan fermerntasi tambahan nafsu makan ayam meningkat karena aroma pakan menjadi lebih segar.

Dilansir dari Dinpertanpangan.demakkab inilah cara membuat pakan jamu ayam dan dan cara pengaplikasiannya.


Bahan Pembuat Pakan Jamu, Cara Pembuatan dan Penggunaannya

Bahan pembuatan pakan jamu sebagai pakan tambahan untuk ayam yaitu:

Kencur 1,5 Kg;
Bawang putih 1,5 kg;
Jahe 0,5 kg;
Lengkuas 0,25 Kg;
Kunyit 1 kg;
Daun sirih 0,25 kg;
Temulawak 1 kg;
Kayu manis 0,05 kg;
Daun mahkota dewa 0,25 kg;
Molases 1 liter;
Bioplus 1 liter.

Cara membuat

Semua bahan dibersihkan, dikupas dan diblender dengan air bersih secukupnya. Setelah halus kemudian disaring dan diperas.

Komposisi di atas dapat ditambahkan dengan bengkoang, agar bulu ayam tetap mengkilat.

Tambahkan 1 liter tetes tebu/ molasses kedalam air perasan jamu dan aduk sampai tercampur.

Kemudian tambahkan M-Bio sebanyak 1 liter, aduk sampai berwarna coklat dan tambahkan air bersih (sebaiknya air sumur jangan menggunakan air ledeng/PAM) hingga volumenya mencapai 40 liter.

Jamu tersebut kemudian difermentasi selama 6 hari yaitu dengan cara mendiamkan dalam drum /jerigen secara tertutu prapat.

Simpan di ruangan yang sejuk, setiap hari diaduk dan dibuka selama 5 menit kemudian ditutup rapat kembali. Setelah 6 hari pekerjaan pembuatan jamu selesai.

Cara penggunaan pakan jamu yaitu dengan mencampurkan air bersih 10 liter dan 50 cc (5 sendok makan) jamu pada pakan atau air minum.

Setelah tercampur merata diberikan kepada ayam untuk air minum setiap hari.

Dalam beberapa hari akan terlihat hasilnya yaitu kandang ayam tidak berbau.

Disamping itu dapat menyehatkan ayam sehingga pertumbuhannya lebih optimal.

Selain digunakan untuk pemberian minum pada ayam, jamu juga bias dijadikan obat untuk penyakit seperti berak ijo, berak putih, dan pilek.

Selain rutin memberikan jamu, kebersihan kandang juga harus ekstra menjadi perhatian.

Suasana kandang yang lembab membuat bakteri gampang berkembang biak dan hal ini sangat membahayakan ayam.

Faktor kebersihan dan pemberian pakan jamu diharapkan ayam bisa melewati musim hujan dengan selamat hingga masa panen tiba. (sit)

Editor : Redaksi
#jamu #musim hujan #ayam #Penguat Imunitas