Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Kemenlu Pastikan Tidak Ada WNI di Air India AI 171

Juli Rambe • Jumat, 13 Juni 2025 | 08:30 WIB
PADAM: Petugas pemadam kebakaran saat memadamkan api di pesawat Air India yang jatuh di Ahmeabad, India. Kamis (12/6/2025).
PADAM: Petugas pemadam kebakaran saat memadamkan api di pesawat Air India yang jatuh di Ahmeabad, India. Kamis (12/6/2025).

 

SUMUTPOS.CO- Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia memastikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam musibah kecelakaan Pesawat Air India AI 171, pada Kamis (12/6).

Pesawat itu diketahui membawa 232 orang penumpang, 2 pilot, dan 10 crew dalam penerbangannya.

Direktur Perlindungan WNI Kemlu Judha Nugraha menuturkan, berdasarkan manifest, tidak ada warga negara Indonesia.

Sehingga untuk saat ini dipastikan tak ada WNI yang jadi korban dalam musibah kecelakaan pesawat yang akan terbang menuju London, Inggris tersebut.

“Berdasarkan manifes yang diperoleh KJRI Mumbai, tidak ada WNI yang menjadi penumpang di dalam pesawat dimaksud,” ujar Judha di Jakarta, Kamis (12/6).

Sementara itu, Menteri penerbangan sipil India, Kinjarapu Rammohan Naidu menuturkan, bahwa tim penyelamat telah dikerahkan ke lokasi kecelakaan. Dia menegaskan, saat ini, semua pihak dalam kondisi siaga tertinggi.

“(Saya) terkejut dan hancur mengetahui tentang kecelakaan penerbangan di Ahmedabad,” ungkapnya melalui media sosial.

Seperti diketahui, pesawat penumpang yang dioperasikan oleh Air India dilaporkan jatuh tak lama usai lepas landas di kota Ahmedabad, India barat.

Diketahui, pesawat yang digunakan dalam penerbangan AI 171 merupakan jenis Boeing 787-8 Dreamliner.

Laporan Reuters dan AP menyebut bahwa kecelakaan terjadi sesaat setelah pesawat take off di bandara Ahmedabad. Pesawat jatuh di area sipil yang terdiri dari permukiman dan perkantoran.

Dari sejumlah foto yang beredar, yang diambil dari lokasi kejadian, menunjukkan adanya puing-puing pesawat yang terbakar.

Bukan hanya itu, para petugas juga sibuk untuk memadamkan api sekaligus mencari korban di bawah puing- puing pesawat.

Ada pula video orang-orang dievakuasi dengan tandu dan dibawa pergi dengan ambulans. (bbs/ram)

 

Editor : Juli Rambe