Sumutpos.jawapos.com-Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor masih menjadi masalah serius di Indonesia. Salah satu penyebabnya dalah human error, terutama kegagalan menjaga jarak aman serta kecerobohan dalam berkendara.
Tingginya angka kecelakaan tersebut menjadi masuk akal jika melihat fakta, bahwa sekitar 85 persen rumah tangga di Indonesia memiliki sepeda motor dan menggunakannya secara rutin dalam aktivitas sehari-hari.
Sayangnya, banyak pengendara belum memahami teknik berkendara yang benar, terutama saat menghadapi situasi darurat.
Langkah awal untuk menjaga keselamatan berkendara adalah memilih motor yang sesuai dengan kondisi fisik dan kebutuhan pengendara. Maka dari itu, diperlukan cara pengereman agar aman saat berkendara.
Dikutip dari laman Suzuki Indonesia, sebagai bentuk edukasi kepada pengguna jalan, Suzuki membagikan beberapa tips penting dalam teknik pengereman yang aman untuk mengurangi risiko kecelakaan:
1. Jaga Posisi Motor Tetap Lurus Saat Pengereman
Postur tubuh saat berkendara harus tegak dan rileks, dengan kedua tangan memegang stang kemudi dan siku sedikit ditekuk. Saat melakukan pengereman mendadak, arah roda harus tetap lurus untuk menjaga keseimbangan dan traksi ban.
2. Jangan Panik dan Lakukan Pengereman Bertahap
Dalam situasi darurat, hindari menarik rem secara tiba-tiba. Tarik tuas rem depan terlebih dahulu, diikuti rem belakang secara bertahap agar kecepatan motor menurun perlahan dan menghindari penguncian roda.
3. Ketahui Interval Waktu Pengambilan Keputusan di Jalan
Rata-rata waktu reaksi pengendara dalam situasi tak terduga adalah 1,5 detik. Menjaga jarak pandang sekitar 30 meter membantu pengendara membaca situasi dan mengambil keputusan dengan cepat.
4. Sadar Kondisi Sekitar dan Jaga Jarak Aman
Kecepatan menentukan jarak aman yang harus dijaga. Misalnya, kecepatan 30 km/jam idealnya disertai jarak 30 meter dari kendaraan di depan. Hal ini bisa dimonitor melalui speedometer digital seperti yang dimiliki oleh Suzuki Nex Crossover.
5. Pastikan Kondisi Tubuh Prima
Kondisi fisik yang lelah atau tidak fit dapat memperlambat respons pengendara terhadap bahaya. Hindari berkendara saat mengantuk, setelah minum obat yang menimbulkan efek samping, atau dalam kondisi cuaca ekstrem.
6. Lakukan Pemeriksaan Ringan Sebelum Berkendara
Pemeriksaan sederhana seperti uji rem depan-belakang dan pengecekan tekanan serta tapak ban penting dilakukan setiap minggu. Suzuki juga menyarankan pemilik kendaraan untuk rutin melakukan servis berkala di bengkel resmi guna menjaga performa kendaraan tetap optimal.(han)