SUMUTPOS.JAWAPOS.COM - Pemangkasan atau pruning juga dilakukan pada pucuk tanaman cabai.
Bahkan pemangkasan ini salah satu cara meningkatkan hasil produksi cabai rawit
Pemangkasan pucuk cabai rawit dilakukan agar tanaman menjadi rimbun dan mendorong pertumbuhan cabang lebih banyak hingga menghasilkan buah yang lebat.
Petani yang ingin menghasilkan cabai rawit yang produktif dengan hasil yang berlimpah dan memuaskan akan memotong pucuk cabai rawit.
Dilansir dari kanal youtube Info Ragam Pertanian, inilah 4 alasan mengapa pucuk cabai rawit harus dipotong demi menghasilkan buah yang lebat sepanjang tahun.
Alasan pertama adalah memperbaiki kualitas buah cabai rawit hingga meningkatkan hasil panen.
Yang kedua, dengan banyaknya cabang dapat meningkatkan buah yang dihasilkan oleh pohon cabai rawit.
Alasan ke tiga dengan cara memotong pucuk cabai rawit akan memudahkan perawatan yang lebih teratur dan proporsional.
Alasan ke empat, dengan pemotongan pucuk cabai rawit akan mencegah cabai rawit dari serangan hama dan penyakit.
Dan alasan kelima dipangkasnya pucuk cabai rawit akan memudahkan dilakukan perawatan dan pemanenan.
Jika ingin melakukan pucuk jangan tergantung usianya. Bagaimana kalau telat perkembangan cabenya.
Maka tanaman cabe yang kecil dan terhambat pertumbuhannya tidak layak dipotong pucuk. Cabai yang layak dipotong pucuk telah mencapai ketinggian 18-20 cm meter.
Atau tumbuhan cabai yang belum mencapai ketinggian tersebut namun telah memiliki tunas air di ketiak daun, maka itu telah layak dilakukan pemotongan pucuk.
Sebelum melakukan potong pucuk, satu hal yang dilakukan adalah memberikan pupuk kandang seminggu sebelum pemotongan pucuk.
Tujuannya adalah merangsang kesuburan tanah dan merangsang tumbuhnya tunas baru pada ketiak daun.
Lalu waktu manakah yang tepat melakukan pemotongan pucuk cabai? Waktu yang tepat dilakukan pemotongan pucuk cabai adalah sekitar pukup 8-9 pagi, karena waktu tersebut tanaman masih segar dan hal itu untuk menghindari tanaman beresiko layu cepat atau kekeringan.
Hal lainnya adalah saat pagi hari tanaman cabai masih segar. Dengan begitu bekas luka pemotongan pucuk cepat kering saat siang hari.
Dengan cara pemangkasan pucuk tanaman cabai rawit lebih rimbun hingga memiliki banyak tangkai dan tunas air yang banyak hingga membuat cabai rawit memiliki banyak buah.(sit)
Editor : Redaksi