sumutpos.jawapos.com - Siapa tak kenal jeruk? Buah ini memang sangat populer di pasaran, bahkan nyaris dikenal di setiap negara di dunia.
Ya, dengan rasa manis bercampur asam, jeruk menjadi favorit banyak orang dari segala usia.
Melansir Healthshots, Kamis (30/4/3026), kandungan gizi jeruk pun melimpah, mulai dari vitamin C, kalsium, hingga serat. Tak heran buah ini dianggap menyehatkan tubuh, terutama untuk daya tahan.
Berdasarkan data US Department of Agriculture, dalam 100 gram jeruk terkandung, 86,7 gram air, 52 kkal kalori, 0,91 gram protein, 11,8 gram karbohidrat, serat, gula, kalsium, hingga vitamin C.
Dengan kandungan ini, jeruk jelas menyehatkan. Vitamin C yang tinggi membantu menjaga imunitas, sementara seratnya baik untuk pencernaan
Baca Juga: Kementan Percepat Tanam di Grobogan, Alsintan Disalurkan Antisipasi Kemarau
Namun, meski bermanfaat, konsumsi jeruk berlebihan bisa menimbulkan sejumlah efek samping.
Menurut American Heart Association orang dewasa idealnya mengonsumsi sekitar 2 cangkir buah per hari.
Jika semua porsi buah itu hanya dari jeruk, apalagi dalam jumlah 4-5 buah sehari, efek sampingnya pun bisa muncul akibat kelebihan serat dan vitamin C.
Sebut saja kram perut, perut kembung, diare, mual, sakit kepala, heartburn, bahkan insomnia.
Orang dengan penyakit refluks asam lambung (GERD) juga harus berhati-hati, sebab jeruk yang asam dapat memicu nyeri ulu hati.
Bahkan, ahli gizi Avni Kaul menjelaskan, selain penderita GERD, ada kelompok lain yang perlu waspada.
Baca Juga: Tidak hanya Lelah dan Dehidrasi, Suhu Panas juga Mempercepat Penuaan
Misalnya orang dengan kadar kalium tinggi berisiko mengalami hiperkalemia jika mengonsumsi jeruk berlebihan.
Kondisi ini bisa memicu kelelahan otot, aritmia, hingga berpotensi mengancam jiwa.
Penderita diabetes pun sebaiknya berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi sebelum rutin makan jeruk.
Walau jeruk punya indeks glikemik rendah sehingga aman untuk gula darah, respons tubuh setiap orang bisa berbeda tergantung makanan lain yang dikonsumsi bersamaan. (lin)
Editor : Redaksi