sumutpos.jawapos.com - Kini bicara sol minyak goreng maka langsung terbayang minyak yang berasal dari kelapa sawit. Tentu, itu tidak salah.
Namun, sawit bukanlah satu-satunya bahan untuk minyak goreng di dunia ini, masih banyak yang lain dan bahkan dipercaya lebih sehat.
Melansir Health, Senin (8/6/2026), penggunaan sawit untuk minyak goreng dalam jangka panjang pun disebut tidak baik bagi kesehatan.
Nah, berikut ini rekomendasi jenis minyak yang sehat untuk menggoreng:
1. Minyak zaitun
Minyak zaitun dikenal kaya akan lemak tak jenuh tunggal yang lebih dominan dibandingkan lemak tak jenuh ganda.
Hal ini membuatnya lebih stabil dan tidak mudah menghasilkan senyawa berbahaya saat dipanaskan.
Extra virgin olive oil mengandung sekitar 69,2 persen lemak tak jenuh tunggal. Selain itu, minyak zaitun kaya antioksidan yang membantu menjaga kestabilan minyak saat dimasak.
2. Minyak alpukat
Minyak alpukat mengandung 70,6 persen lemak tak jenuh tunggal dan memiliki titik asap sangat tinggi, yaitu sekitar 250 derajat Celsius.
Stabilitas minyak ini mirip dengan minyak zaitun, sehingga sangat cocok untuk menggoreng pada suhu tinggi.
Dalam sebuah penelitian, minyak alpukat menunjukkan kapasitas antioksidan tertinggi setelah beberapa kali digunakan untuk menggoreng.
Jadi, Anda bisa menggunakannya beberapa kali sebelum dibuang.
3. Minyak bekatul
Minyak bekatul atau rice bran oil juga bisa jadi pilihan sehat untuk menggoreng.
Kandungan antioksidannya tinggi dan titik asap sekitar 232 derajat Celsius.
Minyak ini juga sering dicampur dengan minyak lain, seperti minyak zaitun atau minyak sawit untuk meningkatkan stabilitas dan ketahanan terhadap oksidasi.
4. Minyak kacang
Minyak kacang populer untuk menggoreng berkat kandungan lemak tak jenuh yang tinggi, rasa netral, dan titik asap yang tinggi.
Minyak ini kaya akan asam oleat, sehingga baik untuk kesehatan jantung. Ada pula vitamin E yang melindungi kesehatan kulit dan mata.
5. Minyak kanola
Kandungan lemak tak jenuh tunggal dalam minyak kanola juga tinggi, mirip dengan minyak zaitun.
Minyak ini mengandung fitosterol yang membantu menurunkan penyerapan kolesterol dalam tubuh serta sumber omega-3 yang baik untuk jantung.
Titik asapnya cukup tinggi dan cocok untuk memasak dengan suhu rendah hingga tinggi.
Saat membeli, pastikan pilih minyak kanola dengan label 'high oleic acid' untuk ketahanan panas yang lebih baik.
6. Minyak bunga matahari
Minyak bunga matahari rendah lemak jenuh dan tersedia dalam dua jenis utama, yaitu yang tinggi asam linoleat dan yang tinggi asam oleat.
Minyak bunga matahari dengan kandungan asam oleat tinggi, lebih stabil saat dimasak dan cocok untuk metode memasak dengan suhu rendah seperti memanggang.(lin)
Editor : Redaksi