Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Mood Swing saat Hamil di Musim Hujan? Ini 5 Tips untuk Menjaga Kesehatan Mental

Johan Panjaitan • Minggu, 17 Agustus 2025 | 12:05 WIB

 

ILUSTRASI: Seorang ibu hami mengalami mood swing.
ILUSTRASI: Seorang ibu hami mengalami mood swing.



Sumutpos.jawapos.com-Masa kehamilan adalah periode penuh perubahan, baik secara fisik, emosional, maupun mental. Ketika musim hujan tiba, tantangan mental tersebut bisa semakin meningkat. Awan mendung, kurangnya sinar matahari, udara lembap, serta rutinitas yang terganggu dapat memperburuk suasana hati ibu hamil.

Dilansir healtline.com, Dr. Bandita Sinha, Konsultan Obstetri dan Ginekologi di Rumah Sakit Kokilaben Dhirubhai Ambani, Navi Mumbai, mengatakan bahwa cuaca monsun bisa mengganggu kestabilan emosional ibu hamil.

“Hormon kehamilan membuat perempuan lebih sensitif secara emosional, dan cuaca hujan sering memperkuat perubahan tersebut,” jelasnya.

Mengapa Mood Swing Lebih Umum di Musim Hujan?

Mood swing adalah perubahan suasana hati (mood) yang terjadi dengan cepat dan drastis. Kondisi ini biasanya ditandai dengan perubahan emosi yang merupakan reaksi tubuh terhadap lingkungan atau suatu situasi.

Ada beberapa alasan mengapa musim hujan bisa memengaruhi kesehatan mental ibu hamil:

1. Kurangnya paparan sinar matahari menurunkan kadar serotonin, hormon yang mengatur suasana hati.

2. Kelembapan tinggi menyebabkan tubuh terasa lesu dan tidak nyaman.

3. Risiko infeksi lebih tinggi karena lingkungan yang lembap, menimbulkan kecemasan.

4. Terbatasnya aktivitas fisik karena cuaca membuat ibu hamil lebih banyak diam di rumah.

5. Perubahan hormon kehamilan membuat perasaan menjadi lebih labil.

Dr. Sinha menekankan, bahwa ada cara mudah dan praktis untuk menjaga keseimbangan emosional selama musim hujan.

Ini 5 Tips Menjaga Kesehatan Mental Saat Hamil di Musim Hujan:

1. Bergerak dengan Latihan Ringan
-Lakukan olahraga ringan atau yoga prenatal.
-Gerakan fisik melepaskan endorfin (hormon bahagia) dan membantu tidur lebih nyenyak.

2. Dapatkan Cahaya Alami
-Duduk di dekat jendela atau balkon meski cuaca mendung.
-Cahaya alami membantu meningkatkan kadar serotonin dan energi positif.

3. Makan dengan Cerdas
-Konsumsi makanan kaya omega-3 seperti ikan, kenari, dan biji rami.
-Ganti camilan manis dengan buah-buahan segar.
-Kurangi kafein, meski secangkir kecil teh hijau atau kopi hitam masih diperbolehkan.

4. Tetap Terhubung Secara Sosial
-Seringlah berkomunikasi dengan teman dan keluarga.
-Bergabung dalam kelompok dukungan ibu hamil, baik secara daring maupun langsung.
-Berbagi perasaan membantu mencegah rasa kesepian.

5. Jangan Ragu Cari Bantuan Profesional
-Jika merasa sedih, cemas, atau kewalahan secara terus-menerus:
-Konsultasikan dengan ginekolog atau psikolog.
-Mendapatkan bantuan bukanlah kelemahan, tetapi langkah bijak untuk kesehatan Anda dan bayi.

Musim hujan bisa menjadi ujian mental tersendiri bagi ibu hamil. Namun, dengan perubahan gaya hidup yang sederhana—seperti rutin bergerak, makan sehat, mendapatkan cahaya alami, dan dukungan emosional—keseimbangan mental dapat tetap terjaga. Ingat, kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik selama kehamilan.(han)

Editor : Johan Panjaitan
#hati #ibu hamil #mood swing #musim hujan