Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Waspada! Ini 12 Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Merusak Ginjal Tanpa Disadari

Johan Panjaitan • Jumat, 12 September 2025 | 11:45 WIB
ILUSTRASI: Ada beberapa kebiasaan yang dapat merusak ginjal. (FREEPIK)
ILUSTRASI: Ada beberapa kebiasaan yang dapat merusak ginjal. (FREEPIK)


Sumutpos.jawapos.com-Ginjal merupakan organ vital yang bekerja tanpa henti setiap hari untuk menyaring darah, membuang racun, serta menjaga keseimbangan cairan tubuh. Namun, banyak orang tidak menyadari bahwa beberapa kebiasaan sehari-hari justru bisa merusak ginjal secara perlahan.

Dikutip dari kanal Youtube Ini Kata Dokter, ada berbagai kebiasaan yang bisa memperberat kerja ginjal hingga menimbulkan kerusakan permanen. Berikut ringkasan 12 kebiasaan yang harus dihindari demi menjaga kesehatan ginjal:

1. Kurang Minum Air Putih

Ginjal bekerja seperti filter yang harus tetap basah. Kurangnya asupan cairan membuat ginjal kesulitan membuang limbah, meningkatkan risiko batu ginjal, dan memperberat kinerjanya. Disarankan minum 2–3 liter air putih per hari, atau sekitar 10–15 gelas.

2. Konsumsi Garam Berlebihan

Asupan natrium yang tinggi membuat ginjal bekerja ekstra keras. Penumpukan natrium dapat meningkatkan tekanan darah dan merusak pembuluh darah ginjal. Kurangi makanan tinggi garam seperti makanan instan, camilan asin, dan fast food.

3. Sering Minum Soda dan Alkohol

Soda gelap mengandung fosfat tinggi yang bisa mengganggu keseimbangan mineral. Alkohol bersifat diuretik yang menyebabkan dehidrasi dan tekanan darah tinggi, dua faktor utama perusak ginjal.

4. Konsumsi Obat Pereda Nyeri Berlebihan

Obat seperti ibuprofen jika dikonsumsi terlalu sering bisa menyebabkan nefropati analgesik, yakni kerusakan ginjal akibat paparan zat kimia yang mengganggu aliran darah ke ginjal.

5. Pola Makan Tinggi Protein dan Makanan Olahan

Asupan protein berlebihan, terutama dari daging merah atau suplemen, membuat ginjal bekerja lebih keras. Makanan ultra-proses seperti nugget dan sosis juga mengandung fosfat dan natrium tinggi.

6. Terlalu Sering Konsumsi Minuman Manis

Minuman seperti boba, teh kemasan, dan kopi bersirup bisa meningkatkan risiko obesitas dan diabetes – dua penyebab utama kerusakan ginjal. Satu gelas boba bahkan bisa mengandung 40–60 gram gula, jauh di atas batas aman harian.

7. Menahan Buang Air Kecil

Kebiasaan ini meningkatkan risiko infeksi saluran kemih (ISK) yang bisa menyebar ke ginjal dan menyebabkan pielonefritis, atau infeksi ginjal serius.

8. Kurang Tidur

Tidur yang cukup dibutuhkan untuk regenerasi sel, termasuk ginjal. Kurang tidur meningkatkan hormon stres kortisol dan tekanan darah, serta berisiko menyebabkan gangguan metabolisme glukosa.

9. Merokok

Rokok mengandung zat kimia yang menyempitkan pembuluh darah, mengurangi aliran darah ke ginjal, dan dalam jangka panjang mempercepat kerusakan ginjal.

10. Konsumsi Makanan Tinggi Oksalat Tanpa Keseimbangan

Makanan seperti bayam, cokelat, dan teh hitam mengandung oksalat yang dapat membentuk batu ginjal jika tidak diimbangi dengan kalsium dari susu, yogurt, atau keju.

11. Konsumsi Berlebihan Minuman Energi dan Kafein

Kafein yang tinggi dapat meningkatkan tekanan darah dan ekskresi kalsium, memicu batu ginjal. Batasi konsumsi kafein maksimal 400 mg per hari atau sekitar 4 cangkir kopi.

12. Penggunaan Suplemen Herbal dan Protein Tanpa Pengawasan

Banyak suplemen herbal yang tidak teruji keamanan ginjalnya. Konsumsi berlebihan suplemen seperti whey protein atau kreatin juga dapat memperberat kerja ginjal, terutama jika sudah ada riwayat penyakit ginjal.

Untuk menjaga ginjal tetap sehat, perhatikan pola makan, gaya hidup, dan hindari konsumsi zat berbahaya secara berlebihan. Mulailah dengan kebiasaan sederhana seperti cukup minum air putih dan mengurangi garam serta gula berlebih.(han)

Editor : Johan Panjaitan
#organ vital #kebiasaan #ginjal #cairan tubuh