Sumutpos.jawapos.com-Bagi banyak orang, menggunakan deodoran sudah jadi rutinitas setiap pagi. Namun, pernahkah kamu bertanya-tanya apa yang terjadi jika kamu berhenti memakainya selama beberapa hari atau minggu? Ternyata, tubuh akan mengalami sejumlah perubahan menarik.
Reaksi Tubuh Saat Berhenti Pakai Deodoran
Saat kamu berhenti menggunakan deodoran, tubuh akan memasuki masa penyesuaian singkat.
Pada awalnya, kelenjar keringat bekerja lebih aktif, karena kulit mulai menyesuaikan diri dengan proses alami pengaturan suhu tanpa pori-pori yang tersumbat. Akibatnya, kamu mungkin merasa lebih banyak berkeringat — tapi tenang, ini hanya sementara.
Setelah beberapa hari, mikrobioma kulit mulai pulih. Deodoran dan antiperspiran biasanya mengubah keseimbangan bakteri di area ketiak. Tanpa produk tersebut, bakteri baik akan meningkat, dan bau badan akan perlahan berkurang intensitasnya.
Kenapa Bau Badan Muncul?
Sebetulnya, keringat dan minyak kulit tidak berbau. Bau badan muncul karena bakteri memecah keringat di permukaan kulit.
Ketika berhenti menggunakan deodoran, bau bisa jadi lebih kuat selama 3–5 hari pertama, sampai mikrobioma kulit kembali seimbang.
Para ahli menyarankan untuk:
1. Lebih sering mandi,
2. Menggunakan pakaian berbahan alami,
3. Mengurangi konsumsi protein berlebih dan makanan pedas — karena dapat memperparah bau badan.
Manfaat Berhenti Menggunakan Deodoran
Berhenti memakai deodoran memberi kesempatan bagi kulit untuk bernapas dan memulihkan diri.
Ini sangat bermanfaat bagi mereka yang sering mengalami iritasi atau alergi setelah mencukur ketiak. Selain itu, banyak deodoran mengandung garam aluminium yang berfungsi menutup kelenjar keringat.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa zat ini bisa meningkatkan sensitivitas kulit, dan bahkan diduga memengaruhi keseimbangan hormon — meski bukti ilmiahnya belum sepenuhnya pasti.
Alternatif Alami Pengganti Deodoran
Kamu tetap bisa menjaga kesegaran tubuh dengan bahan-bahan alami seperti:
-Kristal mineral (tawas)
-Baking soda
-Cuka apel
-Minyak kelapa
Semua bahan ini membantu menghambat pertumbuhan bakteri tanpa mengganggu proses alami tubuh.
Selain itu, mandi dengan rebusan chamomile atau kulit kayu ek juga bisa membantu mengurangi bau badan secara alami.
Berhenti memakai deodoran bukan berarti kamu harus hidup dengan bau badan. Tubuh sebenarnya mampu menyeimbangkan dirinya sendiri — asal kamu memberi waktu untuk beradaptasi dan tetap menjaga kebersihan dengan cara alami.(han)
Editor : Johan Panjaitan