Sumutpos.jawapos.com-Metabolisme adalah kunci tubuh untuk membakar kalori, menjaga energi, dan mendukung kesehatan secara keseluruhan. Namun, banyak kebiasaan sehari-hari yang tampak sepele ternyata memperlambat metabolisme, membuat tubuh sulit membakar kalori secara optimal dan berisiko menyebabkan penambahan berat badan, kelelahan, serta gangguan kesehatan.
Berdasarkan penelitian 2022 yang dilansir dari yourtanggo, berikut 10 kesalahan yang sering dilakukan dan cara memperbaikinya:
1. Tidak Mengonsumsi Kalori Cukup
Jika tubuh menerima kalori terlalu sedikit, ia akan masuk “mode kelaparan” dan memperlambat metabolisme untuk menyimpan energi. Solusi: konsumsi minimal 1.400 kalori per hari, dibagi dalam porsi kecil sepanjang hari.
2. Kurang Tidur
Kurang tidur menurunkan energi dan aktivitas tubuh sehingga metabolisme melambat. Tidur 6–8 jam per malam dapat membantu tubuh membakar kalori lebih efektif dan menyeimbangkan hormon terkait nafsu makan.
3. Mengalami Menstruasi
Kehilangan zat besi selama menstruasi dapat membuat otot kekurangan oksigen, menurunkan metabolisme. Solusi: konsumsi makanan kaya zat besi atau suplemen sesuai kebutuhan.
4. Makanan Mengandung Pestisida
Pestisida dalam buah dan sayur dapat mengganggu proses metabolisme. Pilih produk organik untuk menjaga metabolisme tetap optimal.
5. Mengonsumsi Makanan yang Salah
Karbohidrat “putih” menghambat pembakaran lemak. Ganti dengan gandum utuh, protein, dan serat untuk meningkatkan metabolisme hingga 30% setelah makan.
6. Kurang Bergerak
Duduk terlalu lama—meski hanya 20 menit—dapat memperlambat metabolisme. Bergeraklah minimal 2 menit setiap beberapa jam untuk menjaga metabolisme tetap aktif.
7. Makan di Waktu yang Salah
Makan tidak teratur membingungkan tubuh kapan harus membakar kalori. Konsumsi sebagian besar kalori di pagi dan siang hari, hindari makan larut malam.
8. Kekurangan Vitamin D
Vitamin D membantu menjaga massa otot, yang berperan penting dalam metabolisme. Konsumsi makanan seperti salmon, telur, dan susu yang kaya vitamin D.
9. Terlalu Banyak Alkohol
Tubuh menggunakan alkohol sebagai sumber energi, sehingga lemak tersimpan dan metabolisme melambat. Minum secukupnya untuk menjaga metabolisme optimal.
10. Kekurangan Kalsium
Kalsium menentukan apakah kalori dibakar sebagai energi atau disimpan sebagai lemak. Solusi: konsumsi susu, keju, atau yogurt rendah lemak yang diperkaya kalsium.
Dengan memperbaiki kebiasaan ini, metabolisme bisa menjadi sahabat, bukan musuh tubuh Anda. Selalu konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi untuk menyesuaikan diet dan olahraga agar hasil optimal tercapai.(han)
Editor : Johan Panjaitan