Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Resah dengan IQ Anak yang Rendah? Orang Tua Lihat dan Sadarilah: Ini Tandanya

Redaksi • Rabu, 4 Februari 2026 | 08:00 WIB
ilustrasi, IQ anak ternyata bisa dilihat dari tanda tertentu melalui tes sederhana yang dilakukan orang tua di rumah. (freepik.com)
ilustrasi, IQ anak ternyata bisa dilihat dari tanda tertentu melalui tes sederhana yang dilakukan orang tua di rumah. (freepik.com)

sumutpos.jawapos.com - Kecerdasan intelektual (IQ) seorang anak bisa menjadi acuan bagi orang tua dalam bersikap.

Bahkan, IQ anak yang tinggi kadang menjadi kebanggan orang tua, begitu juga sebaliknya.

Itulah sebab, banyak orang tua yang penasaran terhadap IQ anaknya. Namun, mereka enggan melakukan tes secara profesional karena takut dengan hasilnya.

Melansir Healthline, Selasa (3/2/2026), IQ merupakan indikator untuk mengukur kecerdasan seseorang.

Kecerdasan yang dimaksud dalam hal ini adalah kemampuan belajar dan menangkap pengalaman.

Berbeda dengan anak lainnya, anak dengan disabilitas intelektual atau IQ rendah memiliki keadaan otak yang belum berkembang.

Artinya, otak mungkin tidak berfungsi secara normal. Hal ini dapat mengganggu proses belajar si anak.

Tingkat disabilitas intelektual sendiri dibagi ke dalam empat tingkatan, yakni ringan, sedang, parah, dan mendalam.

Keadaan parah dan mendalam bisa diketahui segera setelah lahir. Namun, tingkatan yang lain bisa sadari ketika mereka gagal memenuhi perkembangan umum sesuai umurnya.

Sedangkan, tanda IQ anak rendah akan beragam berdasarkan tingkatannya. Namun, secara umum disabilitas intelektual ditandai oleh beberapa hal.

Tanda itu seperti terlambat duduk, merangkak, dan berjalan. Lalu kesulitan berbicara dengan jelas dan sulit untuk mengingat.

Tanda lainnya adalah ketidakmampuan untuk berpikir logis, kesulitan belajar, serta kurangnya rasa ingin tahu.

Pada kebanyakan kasus, gejala tersebut dimulai pada masa kanak-kanak atau remaja.

Sayangnya orang dengan disabilitas intelektual termasuk IQ rendah ringan tidak menunjukkan tanda yang jelas sampai mereka mulai mengalami kesulitan dengan tugas sekolah.

Pada anak, disabilitas intelektual bisa ditandai dengan agresif, ketergantungan, menarik diri dari teman-teman sebaya, mencari perhatian,pasif, dansulit fokus.

Nah, Jika ada orang tua mulai menyadari beberapa gejala tersebut pada anak, segera konsultasikan hal tersebut dengan psikolog.

Ahli akan melakukan beberapa tes untuk menilai fungsi intelektual dan adaptasi seorang anak.

Tes-tes tersebut dapat meliputi beberapa hal. Salah satunya adalah tes IQ. Anak dengan skor 70-75 dapat mengindikasikan ketidakmampuan berpikir.

Selain itu, dilakukan juga tahap wawancara, tes medis umum, tes psikologi, serta tes pendengaran, bicara, dan penglihatan.

Yang jelas, tidak hanya membutuhkan penanganan medis. Anak juga perlu mendapatkan dukungan keluarga dengan maksimal. (lin)

Editor : Redaksi
#kesehatan anak #perkembangan anak